Bikers Mu Doro Gebrak Jalur Petungkriyono, Kukuhkan Pengurus Baru di Telogo Mangunan
PWMJATENG.COM, PEKALONGAN — Suasana penuh semangat mewarnai prosesi pengukuhan kepengurusan baru Bikers Mu Doro pada hari Minggu (24/5/2026). Komunitas ini memilih kawasan objek wisata Telogo Mangunan atau Danau Si Gebyar, Kecamatan Petungkriyono, sebagai lokasi utama acara. Seluruh anggota menyambut momen sakral ini dengan antusiasme tinggi karena menandai babak baru pergerakan mereka.
Langkah awal kepengurusan baru ini langsung berlanjut dengan agenda touring gabungan keliling wilayah Pekalongan dan sekitarnya. Perjalanan melintasi alam pegunungan tersebut terbukti berjalan aman, tertib, dan tanpa kendala. Keindahan alam sekitar Petungkriyono juga berhasil menambah kekhidmatan prosesi sakral organisasi otomotif tersebut.
Manajemen Touring Aman Lintasi Jalur Ekstrem Pekalongan
Usai prosesi seremonial selesai, rombongan yang membawa sekitar 70 peserta langsung menyalakan mesin motor mereka. Kelompok besar yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, dan pemuda ini siap menaklukkan rute yang cukup menantang. Panitia menetapkan titik awal pemberangkatan di depan Masjid Hj. Mutimah Dahlan, Doro.
Rute perjalanan kali ini telah melewati penyusunan secara matang oleh tim divisi jalan. Jemaah komunitas motor Muhammadiyah ini bergerak melintasi Doro, Petung, Telogo Mangunan, Kalibening, Kajen, hingga akhirnya kembali lagi ke Doro. Jalur ini terkenal memiliki panorama yang indah namun menuntut konsentrasi tinggi dari para pengendara.
Guna menjamin keselamatan seluruh peserta, panitia menerapkan standar operasional yang sangat ketat selama di jalanan. Pihak penyelenggara menyiagakan satu orang dokter bersama dua perawat di dalam barisan rombongan. Selain tim medis, dua mekanik andal juga terus mengawal jalannya touring Pekalongan ini demi mengantisipasi gangguan teknis pada kendaraan.
Komitmen Tingkatkan Kerapian Berkendara di Jalan Raya
Ketua Bikers Mu Doro terpilih, Ustadz Tarsono, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh anggota saat memberikan sambutan. Ia mengapresiasi loyalitas jemaah yang sukses mengawal kegiatan dari awal hingga akhir. Ke depannya, ia berjanji akan terus membawa organisasi ini menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
“Insyaallah kami akan terus berbenah dan menyempurnakan tata cara perjalanan kelompok kami. Mulai dari pengaturan batas kecepatan maksimal hingga jadwal waktu istirahat akan kami tata lebih baik lagi agar tidak ada anggota yang tertinggal,” ujar Ustadz Tarsono.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kapter Kabupaten Pekalongan, Bapak Hadi, turut menghadiri agenda penting tersebut. Pihaknya meyakini kepengurusan baru ini mampu membawa angin segar bagi dunia otomotif lokal. Hadi juga mendorong agar organisasi ini semakin aktif berpartisipasi dalam agenda-agenda besar tingkat kabupaten.
“Harapan besar kami ke depannya, agar rekan-rekan semakin solid. Semoga semuanya aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan besar untuk menguatkan persatuan antar-komunitas motor di wilayah kita,” ungkap Hadi penuh harap.
Momen Kehangatan di Jalur Kalibening
Setelah menyelesaikan sesi di Petungkriyono Pekalongan, rombongan besar ini melanjutkan perjalanan menuju kawasan Kali Bening. Mereka kemudian beristirahat sejenak sambil menikmati jamuan makan siang bersama di Rumah Makan Cahaya Bulan. Momen santai ini berhasil mempererat rasa kekeluargaan antar-anggota yang kelelahan setelah berkendara.
Seluruh rangkaian acara akhirnya selesai saat matahari mulai condong ke barat. Rombongan bergerak menuju Kajen dan kembali masuk ke wilayah Doro dengan selamat. Perjalanan ini meninggalkan kenangan indah sekaligus membuktikan bahwa organisasi mereka sangat mengutamakan keselamatan dan ketertiban.
Kontributor: Isha Ansori
Editor: Ayma



