Berita

Fasih 3 Bahasa Tanpa Teks, Ratusan Santri AMBS Pemalang Pukau Dinas Pendidikan saat Wisuda

PWMJATENG.COM, PEMALANG

PEMALANG — Ratusan santri Al Manaar Muhammadiyah Boarding School (AMBS) Pemalang sukses memukau Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pemalang lewat kemampuan bahasa asing mereka. Para santri tampil percaya diri menggunakan bahasa Arab dan Inggris tanpa teks dalam prosesi wisuda angkatan ke-31 di Gedung RGP Convention Centre, Bojongbata, Sabtu (23/05/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Pemalang, Dr. Drs. Supa’at, M.Pd., menyampaikan rasa takjubnya saat mewakili Bupati Pemalang. Sebab, beliau mengaku jarang melihat pembawa acara (MC) usia muda yang fasih memandu acara formal menggunakan bahasa asing secara spontan.

“MC di acara luar sering kali belum mampu menggunakan bahasa asing tanpa teks. Namun, baru kali ini saya melihat anak-anak seusia mereka sudah begitu ahli berbicara menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris dengan lancar,” ujar Supa’at yang langsung disambut tepuk tangan riuh 925 hadirin.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Pemalang mengapresiasi tinggi sistem pendidikan di pondok pesantren ini. Melalui sistem tersebut, lembaga terkait terbukti sukses memadukan kurikulum agama, akademik, kedisiplinan, serta pengembangan minat bakat secara seimbang.

Mahakarya Seni dan Pidato Multilingual

Terkait teknis acara, pelepasan 103 santri jenjang SMP, SMA, dan SMK ini mengusung tema The Marrow Of The Era: “Harmoni Seni Santri Ciptakan Generasi Berkemajuan”. Guna memeriahkan momentum kelulusan, pihak pesantren sengaja merangkai agenda utama dengan pagelaran seni akbar yang spektakuler.

Di atas panggung, para santri kelas akhir menunjukkan ketangkasan fisik melalui demo bela diri Tapak Suci. Selain pertunjukan fisik, panggung utama juga bergetar oleh penampilan seni tari nusantara, mulai dari Tari Ratoe Jaroe yang dinamis hingga Tari Mapadendang.

Melalui kolaborasi lintas jenjang tersebut, pihak sekolah membuktikan bahwa para alumni memiliki modal kreativitas yang kuat. Artinya, mereka tidak hanya menguasai teori di dalam kelas, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan budaya dan seni Islami.

Pesan Mudir untuk Alumni Generasi Berkemajuan

Pada sesi berikutnya, Mudir AMBS Pemalang, Ustadz Sapto Suhendro, membuka secara resmi agenda besar persyarikatan ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau melayangkan pesan mendalam agar seluruh wisudawan tetap memegang teguh akhlakul karimah saat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih luas di tengah masyarakat. Jadilah santri yang membawa cahaya ilmu, akhlak, dan kemajuan,” tegas Ustadz Sapto di hadapan jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang.

Pada akhirnya, melalui kesuksesan wisuda ke-31 ini, AMBS Pemalang kembali memperkokoh posisinya sebagai pencetak santri berprestasi yang unggul. Dengan demikian, kurikulum boarding school terbukti efektif melahirkan kader muda yang siap berkontribusi nyata bagi bangsa dan persyarikatan.

Kontributor: Sabil
Editor: Ayma

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777