Tanaman Ramah Perkotaan Jadi Solusi Cerdas Sulap Lahan Sempit Magelang
PWMJATENG.COM, KOTA MAGELANG — Warga Kota Magelang kini mulai memanfaatkan lahan pekarangan terbatas untuk budi daya tanaman ramah perkotaan demi mengantisipasi dampak perubahan iklim global. Gerakan hijau ini bergulir lewat pembagian 100 bibit jeruk nipis gratis oleh Pemuda Muhammadiyah saat kajian ahad pagi di komplek Muhammadiyah Kota Magelang, Sabtu (23/5/2026).
Langkah nyata ini menjadi bagian penting dari perayaan Milad ke-94 Pemuda Muhammadiyah. Melalui aksi penghijauan ini, organisasi kepemudaan tersebut membagikan 100 bibit pohon jeruk nipis secara gratis kepada warga. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Magelang menginisiasi gerakan tersebut untuk mendorong kesadaran ekologis masyarakat urban.
Oleh karena itu, pemilihan komoditas hortikultura ini menyesuaikan dengan kondisi geografis wilayah perkotaan yang padat. Warga dapat membudidayakan bibit tersebut menggunakan media pot atau polybag di pekarangan rumah mereka. Selain memberikan dampak ekologis, tanaman produktif ini juga menjanjikan manfaat konsumsi yang bernilai ekonomi bagi keluarga.
“Dengan geografis perkotaan, jeruk nipis bisa ditanam di ruang-ruang terbatas seperti polibek atau pot. Selain itu, ada nilai manfaat guna saat berbuah,” ujar Ketua PDPM Kota Magelang, Fury Fariansyah.
Mendukung Target Kampung Pro Iklim
Selanjutnya, aksi hijau dari para pemuda ini selaras dengan agenda strategis pemerintah daerah. Kegiatan tersebut mendukung perluasan kawasan hijau guna menyukseskan program Kampung Pro Iklim Magelang. Pemerintah daerah berkomitmen memitigasi dampak perubahan iklim melalui pelibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Oleh sebab itu, kolaborasi antara komunitas kepemudaan dan warga menjadi motor penggerak utama. Sinergi ini mempercepat realisasi target lingkungan hidup yang sehat di wilayah perkotaan. Pihak organisasi berharap gerakan menanam secara mandiri dapat terus meluas ke berbagai kecamatan.
“Langkah ini juga mendukung program pemerintah Kota Magelang dalam mewujudkan kampung Pro Iklim (Pro-Klim) yang dicanangkan oleh Walikota Magelang, Damar Prasetyo,” ujar Fury Fariansyah menambahkan.
Apresiasi untuk Gerakan Pemuda Progresif
Di sisi lain, inisiatif positif tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan daerah persyarikatan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang mengapresiasi terobosan dakwah lingkungan yang inklusif ini. Model pendekatan sosial seperti ini dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional bersama masyarakat luas.
“Sudah bagus. Lanjutkan selalu kebaikan-kebaikan yang membawa perilaku positif. Pemuda harus progresif,” ujar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Magelang, Rifqi Muhammad.
Sementara itu, warga setempat menyambut gembira pembagian tanaman produktif ini karena menghemat pengeluaran rumah tangga. Penerima bibit merasakan manfaat langsung dari pemanfaatan lahan sempit secara produktif.
“Terimakasih Pemuda Muhammadiyah Kota Magelang yang sudah membagikan bibit ini. Semoga Pemuda Muhammadiyah selalu bermanfaat dan menebar kebaikan,” ujar Natalia, seorang warga penerima manfaat.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Alafasy



