Berita

Bekali Lulusan Karakter Kuat, SMA Muhammadiyah Al Kautsar PK Kartasura Gelar Baitul Arqam

PWMJATENG.COM, SUKOHARJO SMA Muhammadiyah Al Kautsar Program Khusus (PK) Kartasura menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqam Purna Studi bagi siswa kelas XII. Acara ini berlangsung khidmat di aula sekolah pada Rabu, 6 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian krusial dalam pembinaan spiritual siswa. Selain itu, sekolah fokus pada penguatan karakter kepemimpinan sebelum mereka lulus.

Kepala Sekolah, Nasrul Harahap, menegaskan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar agenda rutin tahunan. Namun, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman yang berkemajuan.

Pilar Utama Kepemimpinan Islami

Dalam sesi utama, narasumber Pujiono mengupas tuntas materi mengenai kepemimpinan Islami. Ia menekankan tiga kata kunci utama bagi para kader, yaitu amanah, uswah, dan musyawarah.

Amanah berarti siswa harus menjaga kepercayaan dalam setiap tanggung jawab. Sementara itu, uswah atau keteladanan menjadi magnet bagi seorang pemimpin melalui akhlak mulia.

Selanjutnya, musyawarah menjadi landasan utama dalam pengambilan keputusan yang bijak. Oleh karena itu, pemimpin harus mampu mendengar dan mengolah data secara objektif.

Menjadi Pemimpin yang Melayani

Lebih lanjut, Pujiono menjelaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar berada di posisi paling depan. Sebaliknya, pemimpin harus memastikan orang lain ikut tumbuh dan berkembang bersama.

Sekolah berharap para lulusan mampu menerapkan konsep pemimpin yang melayani. Hal ini mencakup kepekaan terhadap kebutuhan tim serta kemampuan membagi peran secara jelas.

Selain itu, apresiasi terhadap proses dan hasil menjadi penguat dalam sebuah organisasi. Maka dari itu, nilai-nilai ini menjadi bekal berharga bagi siswa saat terjun ke masyarakat.

Fondasi Kader Muhammadiyah yang Tangguh

Perspektif kader Muhammadiyah membangun kepemimpinan di atas tiga pilar utama: beriman, berilmu, dan beramal. Nilai Islam menjadi fondasi, sedangkan ilmu menjadi alat berpikir yang tajam.

Amal nyata merupakan wujud kontribusi siswa di lingkungan sosial nantinya. Oleh sebab itu, gerakan lulusan tidak boleh hanya untuk kepentingan pribadi saja.

Nasrul Harahap merasa bersyukur karena Baitul Arqam ini berjalan dengan penuh antusiasme. Ia optimis seluruh siswa kelas XII akan menjadi generasi pemimpin yang amanah dan berakhlak.

Baca Juga: Inovasi Membangun Karakter Siswa, SMA Muhammadiyah Al-Kautsar Giatkan LDK

Kontributor: Pujiono
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/