Berita

LPPIK UMS Bersama Mitra Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Ratusan Tenaga Outsourcing

PWMJATENG.COMSURAKARTA – Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama sejumlah mitra menggelar Pengajian Al Maun sekaligus membagikan bingkisan Lebaran kepada para tenaga pendukung kampus. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Sudalmiyah Rais Kampus II UMS, Sabtu (14/3).

Ketua LPPIK UMS, Dr. Mahasri Shobahiya, M.Ag., menyampaikan bahwa santunan kepada tenaga pendukung kampus sebenarnya telah dilakukan secara rutin setiap bulan. Namun pada momentum Ramadan kali ini kegiatan dikemas lebih istimewa dengan pembagian bingkisan Lebaran agar para penerima dapat merasakan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Pemberian santunan ini sebenarnya rutin setiap bulan. Hanya saja pada bulan Ramadan ini kami ingin meningkatkan kebahagiaan mereka dengan memberikan sesuatu yang berbeda menjelang Lebaran,” ungkap Mahasri.

Ia menjelaskan bahwa LPPIK UMS menggandeng sejumlah mitra dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bank Jateng Syariah, BMT Amanah Ummah, Koperasi Syariah, serta Bank Syariah Indonesia (BSI). Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas bantuan bagi para penerima manfaat.

Sekitar 350 penerima diundang dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari tenaga outsourcing yang bertugas di Kampus I dan Kampus II UMS, termasuk dari Pondok Shabran, Pesma, serta sejumlah unit lain di lingkungan kampus. Selain itu, kegiatan ini juga menyasar beberapa guru TK Aisyiyah yang berada di sekitar kampus.

Mahasri berharap melalui kegiatan ini para penerima dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan perasaan yang lebih bahagia.

“Harapannya tentu mereka bisa menghadapi hari raya dengan perasaan yang lebih bahagia karena ada sesuatu yang berbeda yang bisa mereka rasakan menjelang Lebaran,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMS, Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadan untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta menjaga kebersihan hati.

Menurutnya, dalam ajaran Islam terdapat tiga kondisi hati manusia, yaitu hati yang bersih (qalbun salim), hati yang sakit (qalbun maridh), dan hati yang keras atau mati. Oleh karena itu, umat Islam diharapkan terus menjaga hati agar tetap bersih melalui berbagai amal kebaikan, termasuk berbagi kepada sesama.

“Kalau hati itu baik maka baiklah seluruh perilaku manusia. Karena itu Ramadan menjadi momentum untuk membersihkan hati dan memperbanyak amal kebaikan,” jelas Mutohharun Jinan.

Kegiatan ini juga melanjutkan rangkaian program berbagi Ramadan yang sebelumnya telah dilaksanakan UMS pada Jumat (13/3) melalui pengajian Ramadan sekaligus pembagian bingkisan bagi tenaga outsourcing dan tenaga harian lepas di Masjid Pesma Kampus 4 UMS.

Dalam kegiatan tersebut tercatat 787 pekerja yang selama ini turut mendukung operasional kampus menerima bingkisan Ramadan.

Melalui kegiatan berbagi ini, Wakil Rektor III UMS berharap semangat kepedulian sosial terus tumbuh di lingkungan kampus dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem UMS.

Kontributor: Fika
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/