Berita

Ceria Ramadan, 124 Anak Yatim Simak Dongeng Islami Anak dan Terima Santunan

PWMJATENG.COM, Cilacap – Gelak tawa anak-anak mengiringi kisah humor namun penuh pesan moral yang disampaikan Ustadz Tri Widodo pada pertemuan Sobat Cilik Lazismu di Cilacap, Ahad (8/3/2026). Melalui metode dongeng, Lazismu tidak hanya berbagi bantuan materiil, tetapi juga menanamkan karakter positif kepada generasi muda Muhammadiyah.

Metode bercerita ini menjadi cara Lazismu Cilacap untuk menyisipkan nilai-nilai kebaikan di tengah momentum Ramadan. Sebanyak 124 anak yatim pun diajak menyelami kisah Nabi Yusuf AS yang penuh keteladanan tentang keikhlasan. Pendekatan ini bertujuan agar anak-anak tidak hanya menerima bantuan materi, tetapi juga nutrisi spiritual yang kuat.

Menanamkan Akhlak Lewat Kisah Nabi

Ustadz Tri Widodo membawakan cerita dengan gaya yang ringan dan penuh humor agar pesan moral mudah terserap. Beliau menekankan betapa pentingnya memiliki sifat pemaaf sejak usia dini. Melalui tokoh Nabi Yusuf AS, anak-anak belajar bahwa memaafkan adalah cerminan dari hati yang mulia.

“Momentum Lebaran nanti semoga membuat anak-anak memahami makna saling memaafkan, sebagaimana kisah Nabi Yusuf AS yang penuh pelajaran,” ujar Ustadz Tri Widodo di sela kegiatan Cerita Ramadan tersebut.

Ketua PDM Cilacap, Habib Ghozali, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap pendekatan edukatif ini. Menurutnya, Ramadan merupakan waktu yang sangat tepat untuk menumbuhkan budaya memberi dan mendidik karakter anak-anak secara bersamaan.

Santunan untuk Menunjang Pendidikan

Selain bekal karakter, Lazismu memberikan dukungan nyata berupa perlengkapan sekolah dan uang saku senilai Rp250 ribu untuk tiap anak. Manajer Lazismu Cilacap, Budi Santoso, berharap bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus memicu semangat belajar para siswa.

“Selain mendapatkan perlengkapan alat tulis dan uang saku, anak-anak juga kami ajak mengikuti kegiatan Cerita Ramadan dan buka puasa bersama agar mereka merasakan kebersamaan,” pungkas Budi Santoso.

Salah satu peserta, Rafi Ramadhan, mengaku sangat antusias menyambut alat tulis baru tersebut. Siswa kelas 8 ini bertekad menggunakan bantuan tersebut untuk meraih prestasi lebih tinggi di sekolah. Sesi Dongeng Islami Anak pun ditutup dengan tawa ceria dan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa.

Kontributor: Wasis
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/