Momentum Langka di Bulan Suci: Jamaah Masjid Al-Istiqomah Tahunan Gelar Sholat Khusuf

PWMJATENG.COM, JEPARA – Fenomena alam gerhana bulan total yang terjadi pada Selasa malam (3/3), bertepatan dengan pertengahan Ramadhan 1447 H, disambut dengan suasana khidmat oleh Jamaah Masjid Al-Istiqomah Tahunan, Jepara. Peristiwa langit ini dimaknai sebagai Ayat Kauniyah—tanda kebesaran Allah SWT—yang mengajak umat untuk meneguhkan tauhid dan meningkatkan kualitas ibadah.
Rangkaian ibadah dimulai dengan buka puasa bersama, dilanjutkan dengan Sholat Gerhana (Khusuf) berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Mian. Pengurus masjid, Agung Wibowo, menjelaskan bahwa pengaturan waktu sholat dilakukan setelah berbuka agar jamaah dapat beribadah dengan lebih tenang dan khusyuk.
Dalam khutbahnya, Ustadz Mian menegaskan bahwa gerhana bukanlah pertanda kesialan atau peristiwa mistis. Mengutip Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim, ia mengingatkan bahwa matahari dan bulan tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang.
“Gerhana adalah panggilan untuk memperbaiki tauhid dan menjauhi takhayul. Fenomena astronomi ini justru memperkuat keyakinan bahwa alam semesta berjalan dalam keteraturan Sunnatullah, sebagaimana firman Allah dalam Surah Yasin ayat 38,” tegas Ustadz Mian di hadapan jamaah.
Ustadz Mian menyampaikan tiga pesan reflektif yang relevan dengan momentum Ramadhan:
- Memperkokoh Tauhid: Membersihkan keyakinan dari segala bentuk khurafat dan mitos jahiliyah.
- Meningkatkan Amal: Memperbanyak zikir, doa, dan sedekah sebagaimana tuntunan Rasulullah ﷺ.
- Muhasabah Diri: Menjadikan kegelapan sementara di langit sebagai sarana taubat dan pembersihan jiwa.
“Seorang mukmin tidak berhenti pada fenomena alam, tetapi mencari hikmah di baliknya. Ramadhan dan gerhana mengingatkan kita bahwa ibadah adalah kebutuhan ruhani,” tambahnya.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan. Melalui momentum ini, Masjid Al-Istiqomah Tahunan berharap jamaah dapat menjadikan peristiwa alam ini sebagai wasilah untuk menyalakan cahaya iman di tengah gelapnya tantangan zaman.
Kontributor: Muslim | Humas
Editor: Al-Afasy



