Berita

Mubaligh Hijrah MBS Al-Madina Hidupkan Syiar Ramadan di Jantung Desa Pengalusan

PWMJATENG.COM, PURBALINGGA – Ramadan 1447 H di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pengalusan, Kecamatan Mrebet, terasa jauh lebih semarak. Tahun ini, desa tersebut diamanati menjadi “Laboratorium Dakwah” bagi para santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Al-Madina, Pingit, Banjarnegara.

Melalui program Pengabdian Ramadan selama 20 hari (17 Februari – 9 Maret 2026), tiga santri mubaligh—Najwan Fuad Syauqi, Gita Riyani, dan Peni Sayekti—terjun langsung membaur dengan masyarakat guna mengimplementasikan ilmu yang didapat di pesantren.

Kehadiran mereka tidak hanya terbatas di Mushalla At-Taqwa dan Masjid Jami’ Nurul Huda. Sambutan hangat dari warga membuat para santri ini turut diperbantukan di SDN 1 Pengalusan untuk mengisi Pesantren Kilat, membantu Madin Aisyiyah, hingga mengisi kegiatan di TK ABA Desa Campakoah.

Ketua Takmir Mushalla At-Taqwa sekaligus Sekretaris PRM Pengalusan, Bapak Hilal Budi, mengungkapkan rasa syukurnya. “Kami sangat berterima kasih dengan adanya anak-anak hebat dari MBS Al-Madina. Mereka telah banyak memberi inspirasi dan mengisi hari-hari Ramadan dengan nilai-nilai positif dan menyenangkan,” ungkapnya.

Salah satu yang unik, agenda rutin “Ngarit Mawon” (Ngaji Rutin tiap Malam Jum’at Kliwon) yang biasanya libur saat Ramadan, tahun ini tetap dilaksanakan. Kajian tersebut menghadirkan Wakil Mudir MBS Al-Madina, Ustadz Ahmad Farhan Juliawansyah, sebagai narasumber, yang menambah bobot spiritualitas warga di penghujung Ramadan.

Sebagai penutup pengabdian, para santri akan menggelar Gebyar Anak Sholeh pada Ahad (8/3) mendatang. Acara ini akan dimeriahkan dengan Dongeng Islami oleh Kak Jumbo di Masjid Jami’ Nurul Huda, mengundang seluruh anak-anak usia PAUD hingga SD di sekitar wilayah tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi atas sambutan warga, Ustadz Ahmad Farhan memberikan kabar gembira bahwa MBS Al-Madina siap memberikan beasiswa pendidikan bagi putra-putri Desa Pengalusan yang berminat melanjutkan studi di Pondok Pesantren MBS Al-Madina Banjarnegara.

Program ini membuktikan bahwa dakwah Islam berkemajuan akan selalu menemukan jalannya saat pemuda-pemudi kreatif bergerak menyapa hati masyarakat di tingkat akar rumput.

Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/