Perkuat Pilar Dakwah, Lazismu dan Majelis Tabligh PWM Jateng Resmi Berkolaborasi

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Lazismu Jawa Tengah resmi menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu (25/2). Kolaborasi ini dirancang untuk menyinergikan potensi penghimpunan dana umat dengan akselerasi kaderisasi mubalig di wilayah Jawa Tengah.
Ketua BP Lazismu Jateng, Dwi Swasana Ramadhan, menegaskan bahwa dakwah zakat memerlukan sinergi lintas lembaga agar jangkauannya maksimal. Sebagai langkah nyata, Lazismu berkomitmen menerbitkan ulang buku kumpulan ceramah zakat untuk mempermudah para pendakwah menyampaikan pesan kewajiban berzakat secara aplikatif kepada masyarakat.
Ketua Majelis Tabligh PWM Jateng, Dr. Ali Trigiyatno, menyambut antusias dukungan ini. Menurutnya, kerja sama ini menjadi energi baru bagi Sekolah Tabligh yang kini memasuki tahun ketiga. “Program ini adalah wadah resmi persyarikatan untuk memenuhi kebutuhan mubalig secara berkelanjutan. Dukungan Lazismu sangat vital bagi operasional dakwah kami,” ungkapnya.
Manajer Area Lazismu Jateng, Suprapto, memaparkan poin esensial dalam kerja sama ini yang menyentuh aspek kesejahteraan. Selain pembiayaan operasional, kolaborasi ini mencakup pemberian jaminan kesehatan BPJS bagi para alumni Sekolah Tabligh. Selain itu, terdapat rencana strategis pembentukan Kantor Layanan (KL) Lazismu di bawah naungan Majelis Tabligh.
Sebagai langkah penguatan manajerial, Lazismu Jateng berencana melakukan studi tiru ke Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Kabupaten Gunungkidul yang dikenal memiliki tata kelola unggul.
Melalui kolaborasi ini, kedua lembaga berharap dapat membangun pilar peradaban umat yang lebih kokoh dengan mengoptimalkan instrumen zakat serta dakwah Islam berkemajuan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Jawa Tengah.
Kontributor: Satrya Zidni Prasetyo | Humas
Editor: Al-Afasy



