Bukan Sekadar Lelucon: Saat Badut Jadi “Guru” di BA Aisyiyah Baledu Temanggung

PWMJATENG.COM, KANDANGAN – Riuh rendah suara tawa pecah di halaman BA Aisyiyah Baledu, Desa Baledu, Kecamatan Kandangan, Selasa pagi (10/2/2026). Hari itu, rutinitas belajar berubah menjadi petualangan imajinatif dengan hadirnya sosok badut jenaka sebagai tamu istimewa dalam kegiatan bertajuk “Bermain dan Belajar Bersama Sahabat Ceria”.
Kepala Sekolah BA Aisyiyah Baledu, Ibu Hidayati, S.Pd., menegaskan bahwa kehadiran badut ini adalah bagian dari strategi edukasi kreatif. “Dunia anak adalah dunia bermain. Kami ingin membangun memori bahwa sekolah adalah tempat yang sangat menyenangkan, bukan kaku atau menakutkan,” jelasnya.
Metode ini terbukti ampuh. Siswa yang biasanya sulit dibangunkan pagi, tampak berangkat dengan antusiasme tinggi. Secara psikologis, momen kegembiraan kolektif ini berfungsi sebagai stress relief dan meningkatkan hormon endorfin yang mendukung tumbuh kembang optimal anak.
salah satu wali murid, mengapresiasi inovasi ini. “Sebagai orang tua, saya senang sekolah punya cara agar anak tidak jenuh dan selalu rindu untuk pergi sekolah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, BA Aisyiyah Baledu membuktikan bahwa untuk membuka pintu pengetahuan anak, terkadang hanya dibutuhkan ketulusan, tawa, dan sedikit sentuhan kreativitas di balik hidung merah.
Editor: Al-Afasy



