Fakultaria FIK UMS 2026: Mahasiswa Baru Wajib Tahu Layanan BPJS Kesehatan UMS
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar penyambutan mahasiswa baru bertajuk Fakultaria 2026, Senin (7/9/2026). Selain memperkenalkan kehidupan kampus, panitia membekali peserta dengan pemahaman penting mengenai akses BPJS Kesehatan UMS.
Ketua Panitia Fakultaria FIK UMS 2026, Keisha Marcia, menyebut kegiatan ini sebagai pijakan awal bagi para mahasiswa. Lewat acara ini, peserta dapat merancang strategi belajar sekaligus membangun jejaring sosial di kampus.
“Pradipta Awalika adalah cahaya awal. Kami berharap Fakultaria ini menjadi penerang untuk mengenali fakultas, sehingga kalian bisa mengatur strategi ke depan,” ujar Keisha.
Dekan FIK UMS, Prof. Dr. Umi Budi Rahayu, S.Fis., Ftr., M.Kes., turut memberikan motivasi. Beliau mendorong mahasiswa baru UMS 2026 untuk aktif mengembangkan bakat akademik maupun non-akademik.
Prof. Umi mengimbau mahasiswa agar selalu menjaga etika dan moral pada era pergeseran zaman. Integrasi antara hard skill dan karakter mulia akan melindungi mahasiswa dari berbagai tantangan era VUCA.
Akses Layanan Kesehatan dan Panduan JKN Mobile Surakarta
Pihak fakultas juga menghadirkan perwakilan BPJS Kesehatan Surakarta, F. Hardianto Wijoyo. Kehadiran narasumber ini bertujuan memberikan panduan praktis mengenai pemanfaatan JKN Mobile Surakarta bagi perantau.
Hardianto mengingatkan seluruh mahasiswa baru agar segera mengecek status kepesertaan jaminan kesehatan mereka. Status kepesertaan yang aktif menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan jaminan pelayanan medis tanpa kendala.
“Mahasiswa baru harus memastikan status kepesertaannya selalu aktif. Jika status tidak aktif, otomatis akses layanan medis akan terhambat,” tegas Hardianto.
Mengingat peserta berasal dari berbagai penjuru Indonesia, proses pindah faskes BPJS menjadi materi krusial. Mahasiswa perlu menyesuaikan fasilitas kesehatan tingkat pertama ke wilayah domisili baru di Surakarta.
Perlindungan Finansial dan Kemudahan Berobat Mahasiswa
Pemahaman alur pelayanan medis ini mempermudah perantau saat membutuhkan bantuan kesehatan darurat. Integrasi layanan BPJS Kesehatan UMS memastikan seluruh sivitas akademika terlindungi secara finansial selama masa studi.
Aktivitas perkuliahan yang padat serta jadwal praktikum tinggi sering kali memengaruhi daya tahan tubuh. Oleh karena itu, proteksi jaminan kesehatan melindungi mahasiswa dari beban biaya pengobatan yang tidak terduga.
Melalui sosialisasi di Fakultaria FIK UMS, pihak kampus berharap mahasiswa baru dapat belajar dengan tenang. Penguasaan fasilitas BPJS Kesehatan UMS membuat akses pengobatan medis di Surakarta menjadi lebih cepat, mudah, dan terjangkau.
Kontributor: Maysali
Editor: Akmal



