UMS Perkuat Mutu Matematika di MI Muhammadiyah Sragen Lewat Lesson Study Mini

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan mutu pendidikan dasar melalui pendampingan pembelajaran matematika berbasis Lesson Study Mini di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Kabupaten Sragen, Senin (2/2/2026).
Ketua Tim Pengabdian UMS, Nuqthy Faiziyah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini berfokus pada penguatan number sense siswa menggunakan alat peraga Base Ten Block. Program Pengabdian kepada Masyarakat Persyarikatan (P2AD) ini melibatkan tiga sekolah mitra: MI Muhammadiyah Pantirejo, MI Muhammadiyah Karanganom (Sukodono), dan MI Muhammadiyah Slogo (Tanon).

Pendekatan Lesson Study Mini ini memaksa guru untuk terlibat aktif dalam tiga tahapan utama:
- Plan (Perencanaan): Guru dan tim UMS menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan alat peraga konkret.
- Do (Pelaksanaan): Guru model mempraktikkan rancangan di kelas, sementara observer mencermati interaksi dan respons siswa.
- See (Refleksi): Seluruh tim mengevaluasi strategi dan merumuskan perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
“Melalui model ini, guru tidak hanya menerima materi, tetapi membangun budaya kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran secara mandiri,” ungkap Nuqthy.
Kepala MI Muhammadiyah Pantirejo, Dwi Susilowati, S.Pd., mengakui dampak positif program ini. Menurutnya, alat peraga Base Ten Block membantu siswa memahami konsep nilai tempat hingga operasi hitung puluhan dan ratusan yang selama ini dianggap abstrak.
Dengan pendampingan berkelanjutan ini, UMS menegaskan perannya sebagai mitra strategis Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam mencetak pendidik yang reflektif dan adaptif terhadap tantangan pendidikan masa depan.
Kontributor: Yusuf | Humas
Editor: Al-Afasy



