Sosioreligio Preneurship: Kunci Sukses UMPP Perkuat Ekonomi Keluarga Aisyiyah Pekalongan

PWMJATENG.COM, PEKALONGAN – Bagi keluarga besar Aisyiyah di Kabupaten Pekalongan, memperkuat ekonomi bukan sekadar mengejar keuntungan material, melainkan menjaga nilai kebersamaan. Realitas unik ini menjadi fokus penelitian tim Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) yang baru saja memenangkan pendanaan Hibah Penelitian RisetMu tahun 2026.
Penelitian berjudul “Penguatan Ekonomi Keluarga Berbasis Sosioreligio Preneurship: Analisis Tipologi Sosial Masyarakat Warga Aisyiyah di Kabupaten Pekalongan” ini diketuai oleh Subrotul Imtihanan, M.Si. Tim riset juga melibatkan Moegiri, M.Si., serta dua mahasiswa Prodi Akuntansi, Raden Adam Yusuf Sulaiman dan Dwi Siswawati Sulaiman.
Pendekatan Sosioreligio Preneurship digunakan untuk membedah bagaimana nilai keislaman, solidaritas sosial, dan etos kerja saling terintegrasi dalam aktivitas ekonomi harian warga Aisyiyah. Tim peneliti berupaya menggali karakter khas komunitas ini untuk menyusun strategi pemberdayaan yang lebih kontekstual.
“Penguatan ekonomi dalam riset ini tidak hanya diarahkan pada aspek material, tetapi juga pada penguatan nilai dan kemandirian sosial masyarakat,” tulis tim peneliti dalam keterangannya.
Hasil riset ini diharapkan menjadi panduan bagi organisasi Aisyiyah serta pemangku kebijakan dalam merancang program ekonomi yang tepat sasaran. Selain itu, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari upaya UMPP dalam menumbuhkan budaya riset yang peka terhadap realitas sosial di lapangan.
Melalui capaian Hibah RisetMu ini, UMPP menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang mendorong riset relevan dan bermanfaat nyata. Luaran penelitian ini nantinya berupa publikasi ilmiah serta model penguatan ekonomi keluarga yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di berbagai daerah.
Editor: Al-Afasy



