Berita

Pakar UMS: Gejala Superflu Lebih Berat, Tapi Tak Seberbahaya Covid

Surakarta — Fenomena “Superflu” atau virus influenza tipe A subvarian H3N2 subclade K mulai terdeteksi masuk ke Indonesia. Pakar Epidemiologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Yuli Kusumawati, SKM., M.Kes, mengimbau masyarakat untuk waspada namun tidak perlu panik secara berlebihan.

Menurut Prof. Yuli, varian ini pertama kali diidentifikasi oleh CDC Amerika Serikat pada Agustus 2025. Di Indonesia, tercatat sudah ada 62 kasus terkonfirmasi yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan.

“Superflu ini pada dasarnya adalah mutasi dari virus influenza tipe A H3N2. Sifatnya memang lebih agresif, penularannya cepat, dan gejalanya lebih berat dibandingkan flu musiman biasa,” jelas Yuli, Senin (5/1).

Gejala khas yang dilaporkan meliputi:

  • Demam tinggi (39–41 derajat Celsius).
  • Batuk dan pilek berat.
  • Nyeri otot hebat dan tubuh terasa sangat lemas.

Prof. Yuli mengingatkan adanya fenomena “gunung es”, di mana jumlah kasus sebenarnya mungkin lebih banyak dari yang terlaporkan karena banyak warga yang menganggapnya sebagai flu biasa tanpa pemeriksaan genom virus.

Meskipun gejalanya berat, Epidemiolog UMS ini menegaskan bahwa tingkat fatalitasnya tidak setinggi Covid-19. Kematian yang terjadi umumnya dipicu oleh penyakit penyerta atau komorbid, bukan langsung oleh virus flu tersebut. Faktor perubahan iklim ekstrem di Indonesia juga dinilai mempermudah mutasi virus ini.

Masyarakat disarankan untuk memperkuat Protokol Kesehatan (PHBS), menjaga imunitas dengan gizi seimbang, serta tetap menggunakan masker di kerumunan. Prof. Yuli juga menyebut bahwa vaksin influenza yang ada saat ini masih sangat relevan untuk menurunkan derajat keparahan infeksi.

“Pengalaman kita saat pandemi Covid-19 adalah modal besar. Kesadaran isolasi mandiri dan memakai masker saat sakit harus terus dipertahankan agar Superflu ini tidak menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB),” pungkasnya.

Kontributor: Humas
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://middlepassage.dei.uc.pt/https://privacycolab.dei.uc.pt/https://cmd.dei.uc.pt/https://henrique.dei.uc.pt/https://hormon-osteoporosezentrum.de/
https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/https://akperstg.ac.id/
zonawin777zonawin777