Berita

Gelar Workshop Pengabdian Masyarakat, UMS Pacu Dosen Ubah Laporan Jadi Publikasi Berdampak

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta mengambil langkah taktis untuk mendongkrak mutu akademis. Oleh karena itu, mereka menggelar Workshop pengabdian masyarakat UMS guna mengoptimalkan hasil turun lapangan para dosen dan tenaga kependidikan. Pihak panitia menyelenggarakan agenda strategis ini di The Alana Hotel & Convention Center, Solo, Kamis (16/7/2026).

Melalui lokakarya ini, UMS ingin mengubah paradigma lama yang sering membebani civitas akademika. Kampus menekankan bahwa aktivitas sosial tidak boleh lagi berhenti sebagai pemenuhan laporan administratif semata. Sebaliknya, seluruh program wajib melahirkan luaran pengabdian yang memiliki daya jangkau luas serta berdampak berkelanjutan bagi publik.

Strategi Mengikis Tradisi Tumpukan Kertas Administratif

Deputi Bidang Pengabdian dan Hilirisasi UMS, Prof. Dr. Muhtadi, M.Si., menyoroti tantangan mendasar yang sering dihadapi perguruan tinggi. Setiap tahun, dosen aktif mendampingi UMKM, mengedukasi kesehatan, hingga menciptakan inovasi teknologi tepat guna. Namun, tim pengabdi masih sangat minim dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil-hasil tersebut.

“Akibatnya, pengalaman berharga tersebut hanya berhenti sebagai laporan kegiatan pengabdian. Padahal, di dalamnya banyak pengetahuan dan inovasi yang sangat layak dibagikan kepada masyarakat luas,” ujar Muhtadi saat membuka Workshop pengabdian masyarakat UMS.

Demi menyelesaikan persoalan tersebut, pihak kampus resmi menggeser tolok ukur keberhasilan program. Manajemen tidak lagi menghitung mutu pengabdian dari kuantitas seremonial, melainkan dari bobot dokumen publikasi yang dihasilkan. Selanjutnya, ragam produk akademis itu mencakup artikel ilmiah di jurnal, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga modul pelatihan terapan.

Lonjakan Partisipasi dan Pelibatan Tenaga Kependidikan

Langkah taktis DRPPS ini terbukti mendapat sambutan antusias dari internal kampus. Direktur DRPPS UMS, Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D., memaparkan data pertumbuhan keterlibatan civitas akademika yang sangat masif. Bahkan, partisipasi dosen UMS melonjak tajam dari hanya 7 persen pada tahun 2021 menjadi lebih dari 80 persen pada periode ini.

Selain lonjakan tersebut, prioritas baru juga muncul dalam Workshop pengabdian masyarakat UMS kali ini. Pihak manajemen kini membuka ruang kontribusi yang luas bagi tenaga kependidikan (tendik). Hingga saat ini, sebanyak 34 proposal tendik telah masuk dan siap berkolaborasi dengan dosen untuk menggarap berbagai desa binaan.

Formula Komunikasi dan Storytelling Konten Visual

Guna membekali peserta, lokakarya ini menghadirkan tiga pakar komunikasi terkemuka sebagai pembicara. Dr. Fajar Junaedi dari UMY membagikan teknik penyebaran narasi positif melalui media sosial demi memangkas biaya publikasi. Sementara itu, Dr. Budi Santoso mengulas taktik konversi laporan riset menjadi artikel populer atau esai opini di media massa.

Sebagai pemungkas, Pranata Humas UMS, Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom., mengajak peserta beralih ke media audio visual. Sebab, format video kreatif jauh lebih efektif untuk mengetuk emosi publik daripada bundel laporan yang tebal.

“Sebab, laporan tertulis sering kali hanya berakhir di arsip perpustakaan. Sementara, video mampu memvisualisasikan dedikasi dan dampak nyata kerja dosen di lapangan secara instan,” pungkas Asef.

Kontributor: Maysali
Editor: Al-Afasy

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/https://merdekakreasi.co.id/buku/bandarqq/https://merdekakreasi.co.id/buku/dominoqq/https://merdekakreasi.co.id/tentang-kami/
https://aku.ac.id/https://akperstg.ac.id/https://jpl.staiku.ac.id/https://jist.publikasiindonesia.id/