Berita

Tiga Dosen UMS Masuk Daftar Top 2% Scientist Dunia 2026

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Tiga dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses mengukir prestasi internasional. Mereka resmi masuk dalam daftar Top 2% Scientist Dunia 2026 rilis Stanford University dan Elsevier.

Ketiga akademisi berprestasi tersebut berasal dari disiplin ilmu farmasi, pendidikan matematika, serta ilmu hukum. Riset unggulan mereka terbukti memberikan kontribusi nyata pada inovasi ramah lingkungan, transformasi pembelajaran digital, hingga penguatan regulasi kesehatan masyarakat.

Associate Professor Dr. Md. Sanower Hossain dari bidang Farmasi UMS kembali mengamankan posisinya dalam daftar bergengsi ini. Sebelumnya, peneliti produktif tersebut juga telah mencatatkan namanya pada kategori Biomedical Research tahun 2025.

Sanower menegaskan bahwa pengakuan internasional berbasis data publikasi dan sitasi Scopus ini bukanlah sekadar kejar pretise semata. Lebih dari itu, pencapaian ini menjadi dorongan moral untuk terus melahirkan riset yang berdampak langsung bagi publik.

“Yang utama adalah kualitas dan dampak nyata dari penelitian pada masyarakat,” ujar Sanower pada Sabtu (17/10/2026).

Pemeringkatan Stanford University dan Riset Nanomaterial

Sistem pemeringkatan Stanford University menggunakan indikator skor komposit yang sangat ketat. Parameter tersebut mencakup akumulasi jumlah sitasi, h-index, hingga kontribusi penulis utama pada jurnal bereputasi dunia.

Dalam penelitian terbarunya, Sanower memfokuskan pengembangan nanomaterial hijau dari limbah pertanian. Ia memanfaatkan ekstrak cangkang kelapa sawit untuk meracik nanopartikel seng oksida yang ampuh melawan infeksi bakteri.

Selain itu, ia memimpin konsorsium riset internasional yang mengekstrak lignin dari ampas tebu sebagai bahan formulasi lipstik kaya antioksidan. Formulasi inovatif ini sekaligus menjawab isu pencemaran lingkungan akibat pembakaran limbah sawit di Indonesia dan Malaysia.

“Kami juga berencana mengeksplorasi pemanfaatan daun mangga untuk sintesis nanopartikel pada penelitian mendatang,” tambah Sanower terkait rencana keberlanjutan risetnya.

Inovasi Matematika AI dan Pembelajaran Digital

Pada sektor pendidikan, Naufal Ishartono, Ph.D., dosen Pendidikan Matematika FKIP UMS, menghadirkan terobosan media pembelajaran interaktif. Ia mengembangkan model pembelajaran Flip Flop untuk mengikis stigma matematika yang rumit.

Naufal menransformasi aplikasi media pembelajarannya ke dalam bentuk situs web yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI). Berkat integrasi berbasis web ini, para siswa dapat mengakses simulasi interaktif melalui perangkat ponsel Android, iOS, maupun komputer secara fleksibel.

“Matematika sering dianggap kompleks dan membingungkan. Untuk memahaminya, siswa perlu belajar secara aktif,” jelas Naufal.

Salah satu penerapannya terlihat pada simulasi bendungan berbasis STEM untuk mengasah kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Lewat simulasi tersebut, siswa dapat memahami konsep bilangan bulat secara visual, sementara guru dapat memantau analisis perkembangan belajar siswa secara otomatis.

Regulasi Hukum Kesehatan dan Tantangan Layanan AI

Dosen Ilmu Hukum UMS, Dr. Arief Budiono, S.H., M.H., melengkapi daftar perwakilan Top 2% Scientist Dunia 2026 dari Kampus Pabelan ini. Arief secara konsisten meneliti isu-isu kontemporer hukum kesehatan, perlindungan pasien, serta tata kelola rumah sakit.

Arief menyoroti pesatnya penggunaan AI dalam layanan medis dan telemedisin yang menyimpan risiko hukum cukup tinggi. Menurutnya, batas tanggung jawab hukum atas kesalahan diagnosis berbasis teknologi AI harus memiliki kepastian regulasi yang jelas.

Perkembangan teknologi kesehatan memang menuntut pembaruan aturan yang responsif. Kebijakan publik yang adil sangat melindungi keselamatan pasien sekaligus memberikan kepastian hukum bagi tenaga medis.

Keberhasilan tiga peneliti ini membuktikan komitmen akademisi Indonesia dalam memajukan ilmu pengetahuan global. Konsistensi publikasi mereka di Scopus semakin memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Surakarta di panggung riset internasional.

Kontributor: Fika
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor