Sasar Aduan Jalan Rusak, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Ciptakan Aplikasi ‘Soloreport’ Berbasis AI
PWMJATENG.COM, Surakarta – Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses memukau publik lewat pameran teknologi mutakhir. Mereka resmi menggelar agenda Poster Exhibition & Demo Day Capstone Project 2026 pada Sabtu (13/6/2026). Bertempat di Hall Lantai 1 Gedung Induk Siti Walidah UMS, ratusan pengunjung tampak memadati stan pameran untuk menyaksikan langsung kreativitas digital mahasiswa angkatan 2023 tersebut.
Langkah akademik ini menjadi pembuktian nyata atas kontribusi langsung dunia kampus terhadap problem riil di tengah masyarakat. Pasalnya, draf produk komputasi yang tampil dalam pameran tersebut lahir dari riset mendalam mengenai keluhan harian warga urban. Alhasil, sebanyak 40 kelompok mahasiswa semester 6 sukses menetaskan aneka produk inovatif mulai dari sistem informasi, teknologi Internet of Things (IoT), hingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Dosen pengampu mata kuliah, Geri Gebyar Giwangkoro, M.Kom., menjelaskan bahwa tim dosen mengawal ketat proses pengerjaan proyek selama satu semester penuh. Mahasiswa wajib menyetorkan laporan mingguan yang memuat perkembangan draf sistem, kendala koding, hingga simulasi pemecahan masalah. Pihak prodi mengukur indikator keberhasilan produk melalui asas kemanfaatan langsung bagi pengguna di dunia nyata.
Bongkar Sumbatan Birokrasi Lewat Aplikasi Soloreport
“Oleh karena itu, kami menilai bobot karya dari sisi orisinalitas ide dan kecanggihan teknologi yang mereka gunakan,” ujar Geri saat memberikan keterangan resmi.
Di antara puluhan stan, aplikasi bertajuk “Soloreport” menjadi magnet utama yang paling menyedot perhatian pengunjung pameran Teknik Informatika UMS. Empat mahasiswa kreatif—Nasywa Daniz Azizah, Nashwa M Abdat, Mohammad Shakeel Zain, dan Azka Saniyyah—merancang sistem pengaduan publik berbasis web ini secara mandiri. Mereka menyuntikkan teknologi Natural Language Processing (NLP) untuk mengklasifikasikan laporan masyarakat secara otomatis ke dinas terkait.
Salah satu inovator sistem, Mohammad Shakeel Zain, membeberkan bahwa timnya mendesain platform ini demi mengikis sumbatan informasi birokrasi. Melalui layanan ini, warga Solo cukup memotret jalan rusak atau tumpukan sampah lalu mengunggahnya ke draf situs. Menariknya, sistem cerdas ini menyediakan fitur pelacak otomatis sehingga pelapor bisa memantau perkembangan status penanganan draf aduan oleh instansi pemerintah secara real-time.
Padukan Laravel Hingga Kecerdasan Buatan AI
Guna menyempurnakan performa antarmuka, tim mahasiswa memadukan kerangka kerja Laravel, bahasa Python untuk mesin NLP, serta React JS. Kolaborasi perangkat lunak ini menghasilkan sistem yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki tingkat keamanan data yang tinggi. Kelompok pengembang berharap pemerintah daerah bersedia mengadopsi mahakarya digital ini untuk meningkatkan mutu layanan publik.
Keberhasilan pameran ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam mencetak jawara digital yang humanis. Penguatan kompetensi praktis seperti ini terbukti ampuh menjembatani draf teori perkuliahan dengan kebutuhan riil sektor industri modern. Melalui peluncuran aneka inovasi teknologi mahasiswa ini, UMS optimis mampu terus memimpin akselerasi ekosistem digital demi kemaslahatan bangsa yang berkemajuan.
Kontributor: Yusuf
Editor: Ayma



