Berita

Sumpah Profesi Dietisien UMS: 42 Lulusan Baru Lulus 100 Persen, Siap Atasi Masalah Gizi Nasional

PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Sebanyak 42 dietisien baru Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS resmi mengucapkan sumpah profesi di The Royal Heritage Solo, Selasa (6/10/2026). Seluruh lulusan angkatan kedua ini mencatatkan kelulusan 100 persen pada Uji Kompetensi Nasional berbasis Computer Based Test dan ujian praktik klinis. Capaian sempurna ini menegaskan kesiapan Dietisien UMS untuk terjun langsung mengatasi tantangan masalah gizi di masyarakat.

Para lulusan telah menyelesaikan seluruh rotasi pembelajaran sebanyak 38 SKS, mencakup praktik gizi klinik, gizi masyarakat, hingga gizi institusi. Pengelola program studi menetapkan Afiya Hasna Nabila sebagai lulusan terbaik pertama. Fila Rachmad Ramadan meraih posisi terbaik kedua, lalu Nabila Aliya Putri mengamankan predikat terbaik ketiga.

Keunggulan Akreditasi Internasional FIK UMS

Kaprodi Pendidikan Profesi Dietisien FIK UMS, Dr. Dwi Sarbini, SST., M.Kes., menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras para lulusan. Ia menegaskan bahwa prestasi akademik ini membuktikan kesungguhan mahasiswa dalam menguasai kompetensi profesional. Selain itu, program studi ini telah mengantongi akreditasi Unggul dari LAM-PTKes hingga 2031 serta akreditasi internasional dari lembaga AHPGS Jerman.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengingatkan para lulusan untuk selalu menghormati peran orang tua dalam keberhasilan mereka. Ia meminta para dietisien baru mengedepankan kualitas pelayanan dan kesantunan saat bertugas di tengah masyarakat. Rektor juga mendorong para lulusan agar berani menjadi pelopor perubahan, bukan sekadar pengikut.

Tantangan Beban Ganda Kesehatan di Jawa Tengah

Wakil Ketua DPD PERSAGI Jawa Tengah, Florentinus Nurtitus, S.SiT., M.Gz., RD., menekankan pentingnya etika dan keselamatan pasien. Ia menyebutkan bahwa Jawa Tengah masih menghadapi tantangan berat berupa beban ganda masalah gizi, mulai dari stunting, obesitas, hingga penyakit tidak menular. Florentinus meminta para dietisien baru memperkuat kolaborasi interprofesional bersama dokter, perawat, dan apoteker.

Perwakilan lulusan, Fila Rahmad Ramadhan, S.Gz., Dietisien., menegaskan bahwa sumpah profesi ini mengawali tanggung jawab besar mereka kepada masyarakat. Sementara itu, Drs. Mudji Lasmono selaku perwakilan orang tua berpesan agar para lulusan memanfaatkan ilmu mereka untuk memberikan pelayanan terbaik bagi sesama.

Kontributor: Maysali
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d