Trik Pola Pengasuhan Anak Era Digital, MI Muhammadiyah Blumbang Boyolali Gelar Seminar Parenting
PWMJATENG.COM, BOYOLALI — Menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, MI Muhammadiyah Blumbang Boyolali menggelar Awalussanah dan seminar parenting pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Selain itu, forum strategis ini hadir untuk menjawab tantangan penyelarasan pola pengasuhan anak antara keluarga dan lembaga pendidikan.
Acara bertema “Menyelaraskan Kompas Pengasuhan di Rumah dan di Madrasah” ini menghadirkan Mudir PonpesMu Manafiul Ulum Sambi, Pujiono, sebagai narasumber utama. Oleh karena itu, ratusan wali murid menyimak pemaparan materi tersebut dengan sangat antusias.
Sementara itu, Kepala MI Muhammadiyah Blumbang, Waginah, menyuarakan pentingnya kesamaan arah pendampingan siswa. Menurutnya, lembaga pendidikan tidak bisa berjalan sendirian tanpa keterlibatan aktif keluarga di rumah.
“Pendidikan anak tidak dapat hanya bertumpu pada sekolah. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif orang tua di rumah menjadi kunci utama keberhasilan belajar,” ujar Waginah di sela-sela kegiatan seminar parenting tersebut.
Sinergi Kuat Sekolah dan Komite Madrasah
Lebih lanjut, Majelis Dikdasmen PDM Boyolali bersama jajaran Komite Madrasah turut mengawal jalannya agenda awalussanah tahun ajaran baru ini. Perwakilan Majelis Dikdasmen Boyolali, Safii’i, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif madrasah tersebut.
Sebab, Safii’i menegaskan bahwa penguatan sinergi orang tua dan sekolah merupakan fondasi utama pencapaian prestasi siswa. Dengan demikian, dukungan penuh lembaga persyarikatan akan terus mengalir untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Di samping itu, sesi pembukaan berlangsung khidmat saat tokoh Komite Madrasah, Sholeh Wiyono, memimpin doa bersama. Seluruh hadirin memohon keberkahan demi kelancaran proses belajar mengajar selama satu tahun ke depan. Selanjutnya, anggota komite, Rukani, juga memberikan dukungan penuh pada gelaran edukatif ini.
Menyelaraskan Kompas Pengasuhan Anak
Sesi seminar parenting kemudian menjadi ruang refleksi mendalam bagi para wali murid. Materi pencerahan ini mengarahkan orang tua agar mampu menyesuaikan strategi pendampingan anak sesuai tantangan zaman.
Dalam pemaparannya, Pujiono menegaskan bahwa rumah dan madrasah harus memegang prinsip penanaman nilai yang searah. Karena itu, pembiasaan karakter baik di kelas membutuhkan penguatan konsisten saat anak berada di rumah.
“Guru mendidik di madrasah, sedangkan orang tua menjadi pendidik utama di rumah. Maka dari itu, keduanya harus memegang kompas yang sama untuk mencetak generasi berakhlak dan mandiri,” jelas Pujiono.
Akhirnya, melalui seminar parenting ini, MI Muhammadiyah Blumbang Boyolali membuktikan komitmennya dalam membangun kemitraan erat bersama wali murid. Sinergi ini menjadi pijakan kokoh untuk mengantarkan para siswa meraih masa depan cerah.
Kontributor: Pujiono
Editor: Al-Afasy



