Berita

Sambut Hari Santri Nasional, Kader Muhammadiyah di Gowa Gelar Zikir dan Jumat Berkah

PWMJATENG.COM, SULAWESI SELATAN — Dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober, seorang kader Muhammadiyah Makassar menggelar aksi sosial dan spiritual. Ustad Bakriadi menyelenggarakan Zikir, Doa, dan Jumat Berkah pada Jumat (2/10/2026) sore. Selanjutnya, kegiatan penuh khidmat ini berlangsung di kediamannya yang berlokasi di Lingkungan Borong Raukang, Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa.

Selain itu, acara spiritual tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para santri dan warga sekitar. Ustad Bakriadi menggagas agenda ini sebagai wujud rasa syukur atas perkembangan syiar Islam di wilayahnya. Karena itu, kehadiran masyarakat sekitar turut menambah kehangatan suasana sore tersebut.

Pengabdian Gratis Mengabdi untuk Umat

Pada kesempatan itu, Ustad Bakriadi membagikan kisah perjuangannya mendirikan Rumah Qur’an (RQ) Ummu Syahidah. Sosok yang menempuh pendidikan dari TK Aisyiyah hingga SMA Muhammadiyah ini tergerak oleh kecintaannya pada Al-Qur’an. Oleh sebab itu, berbekal semangat Muhammadiyah, alumni Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar tersebut merintis pusat pendidikan Al-Qur’an gratis bersama sang istri.

Hasilnya, kini perkembangan lembaga tersebut tercatat sangat pesat. Bahkan, antusiasme masyarakat terus meningkat hingga jumlah santri yang belajar di RQ Ummu Syahidah telah mencapai 170 orang. Oleh karena itu, seluruh santri dapat menimba ilmu tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Sebenarnya, Ustad Bakriadi telah memulai niat mulia ini sejak menetap di Samata pada 2008. Namun demikian, eksistensi kelembagaannya baru berjalan konsisten secara intensif sejak lima tahun terakhir. Meskipun begitu, ia tetap menegaskan tekadnya untuk memfasilitasi anak-anak dan masyarakat umum yang ingin menghafal Al-Qur’an secara cuma-cuma.

Langkah pengabdian sosial ini terinspirasi langsung dari keteladanan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Sebab, sang kiai mengajarkan pentingnya mempermudah akses pendidikan agama bagi warga tanpa beban biaya. Maka dari itu, spirit keikhlasan tersebut menjadi pilar utama pengelolaan Rumah Qur’an gratis ini.

Semangat Hari Santri Nasional Menuju Indonesia Emas

Sementara itu, peringatan menyambut Hari Santri Nasional ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Oleh karena itu, seluruh santri, orang tua, para muhsinin, serta Majelis Taklim Al-Kahfi hadir memadati lokasi. Di samping itu, sejumlah tokoh masyarakat turut memberikan dukungan moral, salah satunya Prof. Dr. Muh Anwar, M.Pd., Guru Besar Bahasa Jerman UNM Makassar sekaligus tokoh Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Ustad Bakriadi menegaskan bahwa momentum Hari Santri Nasional menjadi saat yang tepat untuk mengenang jasa perjuangan para santri. Sebab, sejarah bangsa telah mencatat kontribusi besar para santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun negeri. Selain membina lembaga di Gowa, ia juga membina RQ Ibnu Bahar Lawa Al Barokah di Kabupaten Jeneponto.

Kemudian, rangkaian acara semakin bermakna dengan hadirnya ceramah agama dari Ustad Abu Dzar. Tidak hanya itu, alunan shalawat dari grup rebana Ponpes Miftahul ‘Ulum Je’nemadinging, Pattallassang, Gowa juga turut menyemarakkan suasana. Akhirnya, perwakilan muhsinin, Jamal bin Abd Hamid, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian RQ Ummu Syahidah dalam mencetak para hafiz Al-Qur’an.

Kontributor: As salim
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *