Meriahkan Puncak Milad IGABA ke-29 di GOR Jatidiri Semarang, Guru Aisyiyah Karanggede Bawa Semangat Baru
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Rombongan pendidik anak usia dini asal Boyolali antusias meriahkan puncak Milad IGABA ke-29 di GOR Jatidiri Semarang, Guru Aisyiyah Karanggede bawa semangat baru untuk memajukan kualitas pendidikan di daerah. Puncak peringatan bertajuk Jateng Celebration ini berlangsung semarak pada Sabtu (24/10/2026).
Pimpinan Wilayah (PW) IGABA Jawa Tengah menggelar perhelatan akbar tersebut secara megah. Ribuan pendidik Bustanul Athfal beserta keluarga besar ‘Aisyiyah se-Jawa Tengah memadati arena kegiatan sejak pagi hari.
Menyatukan Langkah untuk PAUD Berkemajuan
Peringatan Milad IGABA ke-29 ini menjadi ajang refleksi penting bagi perjalanan organisasi. Selama hampir tiga dekade, IGABA konsisten mendampingi tumbuh kembang anak usia dini sekaligus menguatkan peran guru sebagai pencetak generasi emas.
Kehadiran kontingen Karanggede di Kota Semarang membuktikan soliditas pendidik ‘Aisyiyah di tingkat daerah. Para guru memanfaatkan perhelatan ini untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap inspirasi pengembangan pembelajaran modern.
Ketua IGABA Kecamatan Karanggede, Saryatun, menegaskan partisipasi aktif ini memberikan dampak positif bagi para pendidik. Rombongan berkomitmen membawa pulang motivasi baru untuk diterapkan di sekolah masing-masing.
“Kehadiran kami di GOR Jatidiri Semarang hari ini merupakan wujud syukur atas peringatan Milad IGABA ke-29. Kami ingin membawa pulang semangat kebersamaan dan visi PAUD berkemajuan ke Karanggede,” ujar Saryatun di sela kegiatan.
Komitmen Mencetak Generasi Emas
Saryatun menambahkan, para guru siap menjaga komitmen dalam mencetak generasi emas yang berkarakter islami. Penguatan kompetensi pendidik menjadi prioritas utama demi menjawab tantangan zaman.
Melalui momentum Milad IGABA ke-29 ini, IGABA Karanggede menegaskan peran strategisnya di barisan terdepan pendidikan anak usia dini. Pendidik ‘Aisyiyah terus beradaptasi dengan metode pembelajaran inovatif tanpa melupakan nilai-nilai keagamaan.
Rangkaian acara berakhir dengan komitmen bersama seluruh peserta dari pelosok Jawa Tengah. Mereka bertekad memperkuat sinergi demi menyukseskan program pendidikan nasional yang berintegritas.
Kontributor: Afif
Editor: Akmal



