1.013 Mahasiswa Ikuti PLP UMS 2026, Siap Cetak Guru Hebat di Solo Raya
PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menerjunkan ribuan mahasiswa ke dunia pendidikan formal. Sebanyak 1.013 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI) kini bersiap melaksanakan Pengenalan Lapangan Persekolahan atau PLP UMS 2026.
Para peserta program ini bakal mempraktikkan ilmu mereka selama satu bulan penuh. Pihak kampus menyebar seluruh mahasiswa UMS tersebut ke berbagai sekolah di wilayah Sukoharjo, Surakarta, Klaten, Boyolali, dan Karanganyar. Cakupan wilayah penugasan ini meliputi jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA atau sederajat.
Pembekalan Kompetensi Praktik Persekolahan
Sebelum terjun langsung ke lapangan, seluruh peserta telah menerima bekal teoretis yang matang di ruang kuliah. Dekan FKIP UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menegaskan hal itu saat prosesi pelepasan mahasiswa pada Senin (13/7/2026). Pihak fakultas memastikan para peserta sudah menguasai teori pendidikan, strategi pembelajaran, filsafat, dan utamanya microteaching.
Melalui bekal tersebut, Prof. Anam berpesan agar mahasiswa FKIP UMS tidak takut melahirkan inovasi baru. Langkah kreatif sangat penting demi menjaga kelancaran proses belajar-mengajar di kelas. Pihak dekanat juga menekankan pentingnya integritas moral bagi calon pendidik tersebut.
“Jadilah mahasiswa yang hebat dan banggalah mendidik generasi negeri ini. Tunjukkan bahwa kalian merupakan generasi unggul dari universitas yang hebat,” ujar Anam menyemangati peserta PLP UMS 2026.
Mengajar dengan Hati dan Inovasi
Lebih lanjut, Anam mengingatkan pentingnya ketulusan hati saat menghadapi para murid di sekolah. Murid tidak hanya mengingat rumus atau materi pelajaran tekstual di kelas. Lebih dari itu, anak didik akan mengenang cara guru memberikan perhatian dan menghadirkan kenyamanan belajar.
Sentuhan humanis ini diyakini mampu membentuk sosok guru yang selalu dirindukan oleh siswa. Oleh karena itu, para peserta praktik persekolahan UMS harus terus belajar dan menjaga akhlak mulia. Pihak kampus berharap kehadiran mahasiswa mampu memberi manfaat nyata bagi sekolah tempat mereka bertugas.
“Jadilah pusat inovasi dan inisiasi di sekolah. Jangan pernah berhenti belajar dan jadilah manusia yang bermanfaat bagi sesama,” tutur Anam menutup sambutannya.
Menjadi Calon Pendidik Terpercaya
Senada dengan hal itu, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. dr. Em Sutrisna, M.Kes., turut memberikan motivasi serupa. Pihak rektorat mengajak para mahasiswa untuk selalu mencintai ilmu pengetahuan. Rasa cinta terhadap ilmu ini menjadi modal utama untuk menjadi sosok yang pintar dan mampu mengajar.
Prof. Em Sutrisna juga meminta mahasiswa menunjukkan performa terbaik mereka selama program PLP UMS 2026 berlangsung. Pengalaman langsung di sekolah menjadi pembuktian kualitas akademik kampus. Momen berharga ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa UMS memang pantas menjadi calon guru hebat yang dapat diandalkan.
Kontributor: Maysali
Editor: Alafasy



