MCA Kota Semarang Gelar Pelatihan AI UMKM, Cara Praktis Bikin Iklan Tanpa Ketik
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Mualaf Center Aisyiyah (MCA) Kota Semarang kembali menerobos pola pembinaan keagamaan konvensional. Organisasi sosial ini secara konsisten menguatkan kemandirian ekonomi para anggotanya melalui pemanfaatan teknologi digital mutakhir.
Inovasi tersebut terwujud dalam pelatihan AI UMKM Semarang yang bertempat di Aula SMK Muhammadiyah 1 Semarang, Jalan Indraprasta Nomor 37, Ahad (25/10/2026). Sebanyak 19 peserta dari berbagai tingkatan usia, termasuk kelompok lansia, mengikuti agenda edukasi teknologi ini dengan penuh antusias.
Pengurus MCA Kota Semarang menggelar kegiatan pemberdayaan ini secara berkala setiap dua bulan sekali. Sepanjang empat tahun berjalan, program pendampingan tersebut sukses menghadirkan puluhan sesi pelatihan untuk membangun kemandirian finansial para mualaf.
Trik Bikin Teks Iklan Pakai Perintah Suara
Media specialist Indoriset Communication, Agung S. Bakti, hadir sebagai narasumber utama dalam pelatihan AI UMKM Semarang tersebut. Sosok yang juga menjabat Koordinator Media Center MPI PDM Kota Semarang ini membagikan trik praktis meracik materi promosi tanpa harus mengetik panjang.
Para peserta cukup menggunakan ponsel pintar dan memanfaatkan fitur mikrofon layaknya mengirim pesan suara di aplikasi WhatsApp. Melalui metode ini, para pelaku usaha kecil dapat menghasilkan teks iklan hingga poster produk secara instan.
“Ibu-ibu tidak perlu mengetik panjang-panjang kalau jempolnya pegal. Fitur Google Gemini dan ChatGPT menyediakan tombol mikrofon. Ibu-ibu tinggal bicara saja seperti curhat ke asisten pribadi,” ujar Agung saat memandu jalannya pelatihan.
Untuk memudahkan para lansia, Agung memperkenalkan rumus praktis S-T-P-K (Siapa pembeli, Tugas AI, detail Produk, dan Kontak WhatsApp). Melalui panduan modul Buku Resep Dapur Digital untuk UMKM, para peserta belajar memanfaatkan asisten pintar Google Gemini dan ChatGPT demi mengatasi masalah jualan sepi akibat minimnya promosi.
Dorong Daya Saing Produk Lokal Mualaf
Agung menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini dirancang sangat ramah bagi seluruh kalangan pengguna senior.
“Inilah inti rahasia pelatihan AI UMKM Semarang hari ini, yaitu Rumus S-T-P-K. S untuk Siapa pembelinya, T untuk Tugas apa yang dibuat AI, P untuk detail Produk, dan K untuk Kontak WhatsApp. Jika empat unsur ini disampaikan ke AI, hasilnya langsung maksimal,” jelas instruktur pelatihan jurnalistik berbasis AI tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Ketua MCA Kota Semarang, Iin Siti Arbainah, menegaskan pentingnya pembekalan keterampilan digital bagi mualaf binaan. Langkah ini bertujuan agar produk lokal mereka mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan pasar digital.
“Kami membekali para pelaku UMKM dari kalangan mualaf dengan keterampilan digital berbasis AI. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pasar produk mereka,” tutur Iin.
Melalui keberlanjutan pelatihan AI UMKM Semarang ini, MCA Kota Semarang optimistis para anggota tidak hanya makin mantap secara rohani, tetapi juga makin mandiri secara ekonomi.
Kontributor: Imam Abu Maulana
Editor: Akmal



