PDM Jepara Gelar Pengajian Triwulan, Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Bazar UMKM
PWMJATENG.COM, JEPARA – PDM Jepara sukses menyelenggarakan agenda pengajian triwulan yang berlangsung meriah dan penuh gairah di lingkungan MI Muhammadiyah Sowan Kidul, Kedung, Jepara. Langkah syiar keagamaan tersebut tampak semakin berwarna karena panitia menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk para jemaah.
Sejak pagi hari, ratusan warga persyarikatan memadati lokasi acara dengan antusiasme tinggi. Selain itu, kehadiran posko pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara menjadi magnet utama sebelum agenda pengajian inti dimulai.
Sinergi PDM Jepara dan Dinas Kesehatan
Pada awalnya, panitia merancang pengajian ini khusus sebagai wadah silaturahmi rutin antarpimpinan dan jemaah. Namun, pihak Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedung kemudian berkolaborasi bersama lima Puskesmas setempat demi menghadirkan aksi sosial nyata.
Selanjutnya, Ketua PCM Kedung, H. Hadi Sarwoko, menjelaskan bahwa kerja sama strategis ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap program kesehatan pemerintah. Oleh karena itu, beliau mengimbau seluruh jemaah untuk memanfaatkan fasilitas gratis tersebut sebaik mungkin.
“Mari bapak dan ibu memanfaatkan kesempatan ini karena layanan medis ini bertujuan untuk menyukseskan program penanganan kesehatan masyarakat,” ujar Hadi dalam sambutannya dengan penuh semangat.
Geliat Ekonomi Lewat Bazar Ekraf
Tentu saja, semarak acara tidak hanya berhenti pada sektor medis. Pengurus PDM Jepara juga menyediakan tenda khusus untuk menampung produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik warga serta majelis organisasi.
Sebagai contoh, Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (Mekda) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Jepara ikut ambil bagian secara aktif. Ketua Mekda PDA Jepara, Hj. Rinawati, sukses mengoordinasikan lapak dagang yang menawarkan kain sarung, pakaian batik, hingga biskuit produksi Amal Usaha Muhammadiyah. Tidak hanya itu, mereka juga menjajakan aneka kuliner lokal seperti brownis, bawang goreng, dan nasi ayam lada hitam.
Sementara itu, jemaah perorangan seperti Rohmatun asal Kecapi Tahunan turut menggelar produk madu asli dan kudapan tradisional. Akhirnya, lewat perpaduan dakwah, kesehatan, dan penguatan ekonomi ini, PDM Jepara optimis mampu menggerakkan kemandirian umat secara berkelanjutan.
Kontributor: Edi S
Editor: Ayma



