Tampil Tangguh dan Semangat, MIM Digdaya Bolon Unjuk Gigi di MISC HW Karanganyar
PWMJATENG.COM, KARANGANYAR — Puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Digdaya Bolon, Colomadu, tampil penuh percaya diri dalam ajang MISC HW Karanganyar. Oleh karena itu, mereka menerjunkan diri secara langsung pada ajang Madrasah Ibtidaiyah Scout Challenge Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan se-Kabupaten Karanganyar di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Delingan, Karanganyar, pada 6–7 Oktober 2026.
Selain itu, kegiatan kepanduan ini menjadi sarana penting untuk memupuk jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat kerja sama anak-anak sejak dini.
Keceriaan Pandu Athfal di Bumi Perkemahan
Di samping itu, keceriaan dan kesiapan para murid terpancar jelas selama perkemahan berlangsung. Bahkan, Pandu Athfal putri Qabilah MIM Digdaya Bolon tampil gagah bersama para pembina. Selanjutnya, mereka mengenakan seragam khas Hizbul Wathan bernuansa cokelat dan kacu hijau, lalu kompak mengepalkan tangan sebagai simbol semangat juang.
Para murid berdiri tegap di depan gapura tenda yang memuat semboyan kebanggaan “Disiplin, Gigih, & Berdaya Guna”. Sementara itu, semboyan tersebut berdampingan dengan teks “Janji Pandu Athfal” yang menguatkan komitmen mereka sebagai pandu muda di lapangan.
Tak hanya itu, penyelenggaraan MISC HW Karanganyar ini tidak sekadar menguji ketangkasan fisik. Lebih dari itu, perkemahan alam terbuka ini menanamkan nilai-nilai luhur, kebiasaan hidup tertib, serta rasa cinta tanah air kepada seluruh peserta.
Persiapan Matang Buahkan Kemandirian
Sementara itu, keberanian para murid MIM Digdaya Bolon lahir dari proses latihan yang intensif. Oleh sebab itu, Ketua Pembina HW MIM, Dewi Masitoh, mengapresiasi dedikasi para murid dalam menyambut agenda akbar ini.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme murid-murid. Sebab, persiapan untuk ajang ini tidak singkat. Anak-anak berlatih giat sejak beberapa minggu lalu dan meluangkan waktu di luar jam pelajaran,” ujar Dewi Masitoh.
Kemudian, Dewi menambahkan bahwa ketekunan berlatih menjadi kunci kemandirian para murid saat mengikuti MISC HW Karanganyar. Pasalnya, latihan baris-berbaris, cara mendirikan tenda, hingga pembentukan kekompakan regu telah mereka matangkan sejak awal.
Akhirnya, kerja keras seluruh peserta terbayar tuntas ketika para murid mampu berdiri mandiri, menjaga kebersamaan, serta menyelesaikan tantangan perkemahan dengan riang gembira. Melalui perkemahan ini, madrasah terus berkomitmen mencetak generasi yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan berdaya guna bagi sesama.
Kontributor: Achmad Mahbuby
Editor: Akmal



