Berita

Melalui Buku Jalan Baru Moderasi Beragama, Haedar Ajak Masyarakat Indonesia Jaga Persatuan

PWMJATENG.COM, Semarang – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Haedar Nashir mengungkapkan strategi penting dalam menjaga kesatuan masyarakat Indonesia di tengah perbedaan pilihan politik. Ini menjadi sorotan utama dalam peluncuran buku terbaru Muhammadiyah berjudul “Jalan Baru Moderasi Beragama: 66 Tahun Inspirasi Haedar Nashir” yang berlangsung di Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat, pada Senin malam (4/3/2024).

Dalam buku sebanyak 506 halaman ini, terdapat 26 topik yang disajikan berdasarkan gagasan dari tokoh-tokoh Muhammadiyah. Tidak hanya itu, buku ini melibatkan 23 tokoh lintas agama, seperti Ahmad Muttaqin Ahmad Najib Burhani, Alissa Qatrunnada Munawarah Wahid, Husein Ja’far Al Hadar, Kardinal Ignatius Suharyo, dan Maria M Hartiningsih.

Fajar Riza Ul Haq, Ketua LKKS PP Muhammadiyah, menjelaskan bahwa buku ini lahir di tengah-tengah dinamika Pemilihan Presiden 2024. Ia menekankan bahwa Haedar Nashir selalu konsisten dengan gagasannya dalam membangun politik kebangsaan yang moderat, terutama dalam konteks moderasi beragama.

Baca juga, Moderasi Islam: Konteks dan Konteksasi

“Dalam situasi jelang pilpres, kami melihat adanya dukungan yang sangat kuat dari kelompok masyarakat terhadap paslon tertentu. Namun, Haedar Nashir berhasil menjaga Muhammadiyah agar tidak terjebak dalam partisanisme politik,” ujar Fajar dalam konferensi pers di Perpusnas.

Buku ini juga menyoroti semangat Haedar Nashir dalam menjaga keseimbangan dan tidak terjerumus dalam ekstremisme. Philips J Vermonte, Dekan FISIP Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), menilai Haedar Nashir mampu menjaga Muhammadiyah tetap relevan dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang seimbang.

“Sosok Haedar Nashir berusaha menjaga pendulumnya tetap stabil dan tidak terpengaruh oleh politik transaksional. Sebagai pemimpin agama yang memahami Indonesia, Haedar tetap konsisten dengan visi Muhammadiyah sejak awal,” tambah Philips.

Dari peluncuran buku ini, terpancar semangat Muhammadiyah dalam menghadapi dinamika politik dengan bijak, menjunjung tinggi moderasi beragama, dan mengedepankan persatuan dalam keragaman, yang menjadi modal berharga dalam membangun bangsa.

Editor : M Taufiq Ulinuha

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE