Kreatif! Murid SD Muhammadiyah PK Solo Sulap Galon Bekas Jadi Minipond untuk Belajar Peduli Lingkungan
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Sebanyak 66 murid kelas V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo membuat minipond galon bekas, Rabu (28/10/2026). Aksi kreatif ini berlangsung meriah di hall sekolah melalui program Parents’ Day bertajuk “Kreasi Minipond Ekosistem dari Galon Bekas”.
Kolaborasi Seru Daur Ulang Sampah
Para siswa mengolah limbah plastik menjadi akuarium mini bersama paguyuban orang tua. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar daur ulang sampah plastik sekaligus praktik belajar ekosistem air secara langsung.
Dalam prosesnya, mereka merangkai serta menghias wadah tersebut dengan teliti. Pendampingan orang tua membuat suasana kreasi bersama ini terasa semakin hangat dan menyenangkan.
Salah satu siswa kelas V, Aisya Khairana Aslamsyah, menyambut gembira kegiatan ini. Ia merasa bangga bisa menghasilkan karya kreasi barang bekas yang ramah lingkungan.
“Aku senang banget ikut kegiatan ini karena bisa belajar langsung bikin akuarium mini dari galon bekas bareng teman-teman dan orang tua,” tutur Aisya dengan senyum ceria.
Sinergi Sekolah dan Keluarga
Guru SD Muhammadiyah PK Solo, Agus Supardi, menyampaikan bahwa program ini membawa manfaat ganda. Selain mengasah kreativitas siswa, kegiatan ini mempererat kemitraan antara pihak sekolah dan keluarga.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kemitraan pembelajaran bersama orang tua murid,” jelas Agus di sela-sela acara.
Melalui kolaborasi ini, sekolah ingin memperkuat sinergi dengan orang tua. Langkah tersebut sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang serta daya cipta para murid.
Lewat pembuatan minipond galon bekas ini, sekolah berharap para siswa makin peduli lingkungan sejak usia dini. Pengalaman belajar secara langsung ini juga membiasakan anak-anak memanfaatkan barang bekas menjadi karya yang berguna.
Kontributor: Agus Supardi
Editor: Akmal



