Keseruan Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo: Mempererat Kehangatan Keluarga Melalui Seni Tradisional
PWMJATENG.COM, SOLO – Ratusan peserta memadati kompleks SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah, untuk mengikuti gelaran akhir tahun yang menggembirakan. Acara bertajuk Family Day tersebut berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari berbagai mitra strategis seperti Bank Mandiri, Bank BSI, Bank BSN, hingga FKIP UMS. Seluruh warga sekolah, mulai dari orang tua, siswa, guru, hingga karyawan, menyatu dalam kegembiraan bersama.
Sejumlah tokoh penting turut hadir menyaksikan momentum kebersamaan ini pada Minggu (14/6/2026). Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Surakarta Eni Idayati tampak hadir di lokasi acara. Selain itu, hadir pula Jajaran Komite Sekolah bersama Majelis Pendidikan Muhammadiyah Kota Surakarta, Kartono, yang ikut mengapresiasi jalannya kegiatan.
Kolaborasi Seni Tradisional dan Jalan Sehat Keluarga
Panitia mengusung tema “Bersama Keluarga, Membangun Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia” dalam perayaan tahun ini. Untuk mewujudkan hal tersebut, mereka menggelar rangkaian acara interaktif seperti Jalan Sehat Keluarga, bazar kewirausahaan, dan pentas seni. Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan para calon siswa baru kelas 1 untuk tahun pelajaran 2026/2027.
Kemeriahan panggung utama langsung memuncak saat kolaborasi seni tradisional mulai unjuk gigi. Siswa kelas 2 tampil memukau lewat kerja sama apik bersama ekstrakurikuler karawitan dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Mereka membawakan lakon berjudul Sirnaning Angkoro Murko dengan penampilan spesial dari dalang cilik berbakat, Adeka Sang Narendra.
Adeka merupakan putra dari pasangan Ki Anom Dwijo Kangko dan Dwi Kurniawati. Penampilan memikat sang dalang cilik mendapat arahan langsung dari pembina Ki Agung Sudarwanto serta penata iringan Bima Sakti Nugraha. Kehadiran sinden remaja Rahesta Deka Candradewi semakin menghidupkan suasana sekolah yang berlokasi di Jalan Kartini tersebut.
Membangun Sinergi Pendidikan yang Suportif
Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sayekti, menjelaskan bahwa agenda tahunan ini merupakan wadah selebrasi sekolah yang telah berdiri sejak tahun 1935. Acara sengaja bergulir untuk menandai berakhirnya perjalanan pembelajaran tahun ajaran 2025/2026. Melalui kegiatan Family Day, pihak sekolah ingin menyajikan hiburan yang edukatif bagi anak dan orang tua.
“Pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah semata,” ujar Sayekti dalam sambutannya.
Menurut Sayekti, kolaborasi yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua merupakan fondasi utama keberhasilan studi. Kegiatan ini terbukti mampu memicu anak-anak untuk berani mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka. Pihak sekolah berharap atmosfer suportif ini bisa terus terjaga dalam lingkungan keluarga di rumah.
Dukungan Penuh Pemerintah untuk Karakter Anak
Apresiasi tinggi juga datang dari Wali Kota Solo, Respati Ardi, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Tarno. Pemerintah daerah memandang keluarga sebagai institusi pendidikan pertama dan utama bagi tumbuh kembang anak. Sinergi lintas sektor sangat penting demi mencetak Generasi Cerdas yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
Tarno menyebutkan bahwa aktivitas fisik seperti jalan sehat efektif untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat. Di sisi lain, kehadiran stan bazar menjadi laboratorium nyata bagi anak untuk mengasah jiwa kewirausahaan sejak dini. Pentas seni juga menjadi ruang adaptif bagi siswa dalam menyalurkan minat dan potensi mereka.
Pemerintah Kota Surakarta menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pendidikan karakter yang menyeluruh. Agenda semacam ini terbukti efektif dalam menyiapkan mental generasi muda menghadapi masa depan. Pada akhir sambutan, Tarno berharap SD Muhammadiyah 1 Solo konsisten melahirkan lulusan berprestasi yang tetap mencintai akar budaya bangsa.
Kontributor: Dwi Jatmiko
Editor: Ayma



