Hebat! Guru SMA Muhammadiyah 1 Ngawi Raih Penghargaan Nasional di Malam Tasyakuran Hardiknas 2026
PWMJATENG.COM, NGAWI – Keluarga besar SMA Muhammadiyah 1 Ngawi kini sedang menyambut kabar yang sangat menggembirakan. Salah satu tenaga pendidik terbaik mereka baru saja mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Guru tersebut sukses membawa pulang penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Ade Intan Permata Ariyanti, M.Pd., seorang guru Biologi di sekolah tersebut, berhasil mengamankan trofi juara. Wanita berprestasi ini sukses meraih Juara 3 Guru Pendamping ADEM Berdedikasi tahun 2026. Pemerintah mengumumkan prestasi tersebut pada puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Pihak kementerian mengemas acara berskala nasional itu dalam bentuk Malam Tasyakuran Hardiknas 2026. Agenda megah ini sekaligus menjadi penutup dari seluruh rangkaian Bulan Pendidikan. Pada tahun ini, panitia mengusung tema besar yaitu “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.
Dedikasi Tinggi untuk Anak Pekerja Migran
Ade Intan mendapatkan apresiasi tersebut berkat peran aktifnya sebagai pendamping Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi. Program strategis milik pemerintah ini memiliki misi utama untuk memangkas kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah.
Melalui skema ADEM Repatriasi, pemerintah memberikan akses pendidikan formal bagi putra-putri Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sabah, Malaysia. Setelah lulus dari jenjang SMP, anak-anak buruh migran tersebut langsung mendapatkan kesempatan luas untuk melanjutkan sekolah di tanah air. Mereka tersebar di berbagai SMA dan SMK unggulan pada sejumlah provinsi.
Di Kabupaten Ngawi, SMA Muhammadiyah 1 Ngawi sudah mengambil peran nyata sejak tahun 2015. Sekolah swasta rujukan ini secara konsisten mendidik anak-anak pekerja migran agar mendapatkan kualitas pendidikan yang setara. Langkah kemanusiaan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis berupa penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat.
Apresiasi Langsung dari Jajaran Kemendikdasmen
Malam puncak tasyakuran tersebut berlangsung sangat meriah dengan kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kehadiran tokoh nomor satu di kementerian ini sekaligus menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap perjuangan para guru di daerah.
Di atas panggung penghargaan, Dirjen GTK Kemendikdasmen, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., menyerahkan langsung plakat juara kepada Ade Intan. Selanjutnya, Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Adhika Ganendra, S.Si, M.M., ikut memberikan piagam penghargaan resmi kepada sang guru.
“Kami ingin penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus mendidik anak-anak bangsa. Oleh karena itu, tetaplah menginspirasi guru-guru lain di seluruh penjuru Indonesia,” tutur Adhika Ganendra saat memberikan ucapan selamat.
Komitmen Melahirkan Pendidik Berdaya Saing
Pencapaian monumental dari Ade Intan langsung menjadi magnet inspirasi bagi seluruh tenaga pendidik di Jawa Timur. Pihak sekolah berharap capaian ini mampu mendongkrak mutu pembelajaran yang humanis serta inklusif di madrasah maupun sekolah umum.
Keberhasilan luar biasa ini sekaligus mengukuhkan posisi prestisius SMA Muhammadiyah 1 Ngawi di kancah nasional. Lembaga pendidikan ini terbukti mampu melahirkan para pendidik yang tidak hanya cerdas secara akademik, melainkan juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Bekal dedikasi tanpa batas dari para guru ini harapannya mampu mencetak generasi emas Indonesia yang berdaya saing global. Berkat pendampingan yang tepat, anak-anak pekerja migran kini bisa menatap masa depan mereka dengan penuh rasa optimis.
Kontributor: Erlangga
Editor: Ayma



