Unjuk Gigi di Liga Basket Solo, Ekskul Tari Modern SMKN 6 Surakarta Tembus Top 5
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Ekstrakurikuler tari modern SMKN 6 Surakarta sukses menembus babak Top 5 Cheerleaders Liga Basket Solo. Para siswa mengukir prestasi membanggakan ini usai menunjukkan konsistensi dalam pembinaan minat dan bakat pada Selasa (4/8/2026). Selain itu, pencapaian manis tersebut hadir berkat pendampingan intensif dari mahasiswa PLP II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di lingkungan sekolah.
Geliat seni modern di lingkungan sekolah kini memang makin menunjukkan taji. Berawal dari sekadar komunitas kecil pada 2022, wadah kreasi ini akhirnya resmi menjadi ekstrakurikuler SMKN 6 Surakarta pada 2025. Perjalanan panjang tersebut kini membuahkan hasil manis lewat dominasi minat siswa dan rentetan prestasi di tingkat regional.
Saat ini, sebanyak 91 siswa aktif menyalurkan bakat seni mereka setiap minggunya. Pengurus membagi antusiasme tinggi ini ke dalam tiga divisi utama, yakni Tim Hiphop, K-Pop, dan Western Dance. Oleh karena itu, kedisiplinan latihan setiap Selasa sore menjadi kunci utama konsistensi mereka di atas panggung pertunjukan.
Wadah Minat Bakat dan Prestasi Regional
Pengurus mengelola ekstrakurikuler tari modern SMKN 6 Surakarta secara rapi di bawah kepemimpinan Catarina Nadia Permata. Pembina ekskul, Era Sukmawati, S.Psi., bersama delapan pengurus aktif juga terus mendampingi kelancaran program latihan rutin tersebut.
Kerja keras seluruh tim akhirnya terbayar tuntas lewat pencapaian mentereng di kancah luar sekolah. Salah satu prestasi paling membanggakan adalah keberhasilan mereka menembus babak Top 5 Cheerleaders di ajang Liga Basket Solo.
“Capaian tersebut menjadi salah satu bukti konsistensi siswa dalam mengembangkan kemampuan di bidang seni sekaligus membawa nama baik sekolah melalui berbagai kegiatan dan kompetisi,” ujar Eko Febriyanto, mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika UMS Angkatan 2023 yang mendampingi kegiatan tersebut.
Kolaborasi Strategis dan Penguatan Calon Pendidik
Sementara itu, kehadiran mahasiswa PLP II UMS Surakarta memberikan warna baru dalam proses pembinaan kegiatan ekstrakurikuler. Interaksi langsung ini membuktikan bahwa proses pendidikan karakter serta pengembangan minat bakat tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas.
Melalui program ini, mahasiswa praktikan mendapat pengalaman berharga dalam mengelola potensi peserta didik secara langsung. Selain itu, kegiatan pendampingan ini menjadi sarana belajar mengenai peran nyata pendidik dalam membimbing serta memfasilitasi bakat generasi muda.
“Melalui pendampingan tersebut, kami juga belajar mengenai peran pendidik dalam membimbing, memberikan motivasi, serta memfasilitasi peserta didik agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” tegas Eko Febriyanto.
Pada akhirnya, sinergi positif ini memperkuat kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Surakarta dan SMKN 6 Surakarta. Pengalaman lapangan ini sekaligus menjadi bekal krusial bagi mahasiswa UMS untuk bersiap menjadi calon pendidik yang profesional, kreatif, dan adaptif.
Kontributor: Fika
Editor: Akmal



