Cegah Panik Saat Gempa: Cara Seru Siswa TK Aisyiyah Bolon 1 Praktik Edukasi Mitigasi Bencana Bersama Basarnas

PWMJATENG.COM, KARANGANYAR – Puluhan siswa TK Aisyiyah Bolon 1 Colomadu mengikuti kegiatan luar kelas yang penuh keseruan. Mereka berkunjung ke kantor Basarnas Surakarta pada Kamis (30/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memberikan edukasi mitigasi bencana sejak dini kepada anak-anak.
Para siswa tiba sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengenakan seragam olahraga yang ceria. Petugas Basarnas menyambut hangat kehadiran mereka. Selanjutnya, petugas mengajak anak-anak mengenal lebih dekat tugas mulia tim penyelamat tersebut.
Mengenal Profesi Basarnas Melalui Film dan Lagu
Anak-anak mengawali kegiatan dengan menonton film edukatif tentang tugas Basarnas. Film tersebut menggambarkan proses penyelamatan di darat, laut, hingga udara. Siswa tampak sangat fokus melihat aksi heroik para petugas di layar.
Selain itu, petugas memberikan materi edukasi mitigasi bencana gempa bumi secara interaktif. Mereka mengajarkan prosedur keselamatan melalui lagu dan gerakan yang mudah diingat. Metode ini membantu anak-anak agar tetap tenang dan tidak panik saat menghadapi keadaan darurat.
Simulasi Alat Penyelamatan dan Armada Rescue
Setelah menonton film, para siswa berkeliling melihat berbagai armada penyelamat. Mereka mengeksplorasi perahu karet, tandu evakuasi, hingga mobil rescue berukuran besar. Petugas menjelaskan fungsi setiap alat dengan bahasa yang sederhana.
Salah satu siswa, Nahila, mengaku sangat senang dengan pengalaman ini. Ia berkesempatan memakai helm keselamatan dan jaket pelampung. Bahkan, ia sempat mencoba menaiki perahu karet dan tandu evakuasi bersama teman-temannya.
Membangun Kesadaran Keselamatan Sejak Kecil
Petugas Basarnas, Anggraeni Fentiastuti, memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah ini. Ia menegaskan bahwa edukasi mitigasi bencana sejak dini sangat krusial. Harapannya, anak-anak bisa menjadi agen kecil yang mengingatkan keluarga tentang keselamatan.
“Anak-anak perlu tahu bahwa bantuan darurat bisa diakses melalui nomor 115,” jelas Anggraeni. Kepala TK Aisyiyah Bolon 1, Istiqomah, menambahkan bahwa lokasi kantor yang dekat mempermudah koordinasi. Ia berharap siswanya tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan berani.
Kegiatan berakhir dengan sesi foto bersama di depan mobil rescue. Sebagai penutup yang istimewa, petugas mengantar anak-anak kembali ke sekolah menggunakan truk Basarnas.
Kontributor: Puspitasari Dwi Ariyanti
Editor: Al-Afasy



