Edukasi Gaya Hidup Sehat Mahasiswa: PK IMM AR Razy Unimus Kupas Tuntas Pentingnya Gizi Seimbang
PWMJATENG.COM, SEMARANG — Gaya hidup sehat mahasiswa kini menjadi perhatian utama, terutama di tengah tingginya beban akademik harian. Menanggapi tantangan tersebut, Kader Muda PK IMM AR Razy Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) merancang aksi nyata. Kelompok 4 Rencana Tindak Lanjut (RTL) Pelatihan DAD IMM AR Razy sukses menggelar mini project edukasi kesehatan pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan di lingkungan kampus. Selain itu, para kader muda ingin mendorong perubahan perilaku civitas akademika agar lebih sejahtera. Tiga mahasiswa Fakultas Kesehatan Unimus sekaligus kader IMM, yaitu Yolanda Annisa, Nabila Putri, dan Nazalika Dwi, hadir langsung sebagai narasumber utama.
Langkah Konsisten Mewujudkan Pola Hidup Sehat
Yolanda Annisa menegaskan bahwa masyarakat harus menjalankan pola hidup sehat secara sadar dan konsisten. Poin utama hidup sehat mencakup pemenuhan gizi seimbang secara teratur. Selain itu, mahasiswa perlu melakukan aktivitas fisik harian, tidak begadang, serta menjaga tidur yang berkualitas. Yolanda juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri dan menjauhi rokok maupun minuman beralkohol.
Selanjutnya, Nazalika Dwi menyoroti kebiasaan sarapan yang kerap terabaikan. Menurut Naza, sarapan menjadi modal energi vital untuk menjaga mood serta konsentrasi belajar. Banyak mahasiswa masih mengabaikan sarapan karena terburu-buru, takut terlambat masuk kelas, atau sekadar belum terbiasa. Oleh karena itu, perubahan pola pikir menjadi sangat mendesak.
Naza juga memaparkan panduan resmi pemerintah terkait pedoman gizi seimbang. Pedoman ini tidak hanya mengatur konsumsi makanan bergizi, tetapi juga menekankan perilaku hidup bersih. Dalam sesi tersebut, ia memperkenalkan konsep Isi Piringku untuk mempermudah acuan porsi makan harian mahasiswa.
Menjaga Kesehatan Reproduksi Melalui Asupan Gizi
Sementara itu, Nabila Putri menekankan keterkaitan erat antara asupan gizi dan kesehatan reproduksi. Nutrisi yang cukup sangat mendukung kerja hormon serta siklus menstruasi yang teratur. Lebih lanjut, kebiasaan konsumsi yang baik turut menjaga tingkat kesuburan fisik secara jangka panjang.
Nabila membagikan langkah praktis menjaga kesehatan organ reproduksi berdasarkan 13 Pesan Ilmu Gizi. Ia mengimbau mahasiswa agar memahami dampak buruk dari kebiasaan yang merusak tubuh. Edukasi interaktif ini berhasil membuka wawasan peserta terkait pentingnya menjaga kebugaran secara menyeluruh.
Melalui program edukasi gaya hidup sehat mahasiswa ini, panitia berharap lahir kesadaran baru di kampus Unimus. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menerapkan ilmunya untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi agent of change. Kader muda Unimus siap mengajak masyarakat luas untuk menerapkan gaya hidup sehat berkelanjutan.
Kontributor: PK IMM AR Razy Unimus
Editor: Akmal



