Berita

Solusi Hipertensi Mandiri, Dosen UNIMUS Prima Trisna Aji Raih Juara 1 Nasional Lewat Inovasi SMART-HTN

PWMJATENG.COM, SEMARANG – Gagasan digital untuk membantu penderita hipertensi merawat diri secara mandiri mengantarkan Dosen UNIMUS Prima Trisna Aji meraih Juara 1 Lomba Abstrak Nasional Optimal untuk Negeri 2026. Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang ini menggagas inovasi bernama SMART-HTN yang mengintegrasikan ilmu keperawatan dengan teknologi digital.

Penyelenggara kompetisi mengumumkan Dosen UNIMUS Prima Trisna Aji sebagai pemenang utama. Posisi Juara 2 diraih Anis Ervina SST MKes dari Universitas La Tansa Mashiro, sedangkan Juara 3 diraih Dr Edi Murwani Bd AMdKeb SPd MMRS FISQua dari STIKes Kendedes.

Prima mengaku bersyukur atas pencapaian prestasi akademik tersebut. Sejak awal, ia mengikuti kompetisi untuk menyebarluaskan gagasan penelitian agar memberi manfaat luas bagi penderita darah tinggi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Sejak awal saya tidak memasang target juara. Bagi saya, ilmu berguna ketika kita bagikan dan beri manfaat untuk orang lain,” ujar Prima.

Menjawab Tantangan Perawatan Hipertensi Mandiri

Melalui kompetisi tersebut, Prima mengenalkan aplikasi SMART-HTN untuk mendukung self-management penderita hipertensi. Ia melihat penderita penyakit kronis tidak cukup hanya mengandalkan pengobatan saat berkunjung ke fasilitas kesehatan.

Pengendalian tekanan darah tinggi membutuhkan keterlibatan pasien secara terus-menerus di rumah. Mereka harus patuh berobat, memantau tekanan darah, menjaga pola makan, serta mengenali tanda bahaya kesehatan. Namun, interaksi langsung antara pasien dan perawat berlangsung sangat terbatas. Kesenjangan waktu inilah yang melatarbelakangi lahirnya aplikasi SMART-HTN.

“Pasien hidup dengan hipertensi selama 24 jam, sedangkan pertemuan dengan tenaga medis hanya sebentar. Oleh karena itu, kami merancang intervensi keperawatan yang tetap mendampingi penderita saat kembali ke rumah,” kata Prima.

Ia menegaskan pentingnya pengendalian tekanan darah. Tekanan darah tinggi yang tidak terdeteksi dapat meningkatkan risiko komplikasi fatal seperti stroke dan penyakit jantung.

Memberdayakan Pasien Lewat Keperawatan Digital

Pendekatan SMART-HTN berfokus memperkuat kemandirian penderita hipertensi. Aplikasi ini mengalihkan pola lama dari sekadar edukasi kesehatan menuju pemberdayaan pasien secara aktif.

Sistem SMART-HTN memadukan keperawatan digital dengan prinsip self-management. Aplikasi ini membantu penderita membangun kebiasaan merawat diri secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

“Target kami bukan membuat pasien bergantung pada teknologi. Sebaliknya, teknologi membantu penderita hipertensi menjadi lebih mandiri dalam mengontrol kesehatan mereka,” jelas Prima.

Selain itu, Dosen UNIMUS Prima Trisna Aji melihat perkembangan digital health sebagai peluang besar bagi pelayanan penyakit kronis. Namun, inovasi digital harus benar-benar menjawab kebutuhan klinis dan proses keperawatan di lapangan.

Keunggulan SMART-HTN terletak pada integrasi antara teknologi dan nursing self-management. Aplikasi ini menjadi perpanjangan tangan perawat untuk mengedukasi, memantau, dan mendampingi pasien dari jarak jauh.

“Teknologi kesehatan tidak menggantikan peran perawat. Justru keperawatan digital memperluas jangkauan edukasi dan pemantauan pasien,” tambahnya.

Menguji Efektivitas Inovasi di Masyarakat

Bagi Dosen UNIMUS Prima Trisna Aji, gelar Juara 1 menjadi langkah awal untuk menguji aplikasi SMART-HTN secara klinis. Ia berrencana melanjutkan penelitian agar inovasi digital ini dapat diterapkan langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Piala dan penghargaan tentu membahagiakan, tetapi perjalanan peneliti tidak berhenti di sini. Tantangan sesungguhnya adalah memastikan inovasi ini teruji ilmiah dan bermanfaat langsung bagi penderita hipertensi,” tegas Prima.

Keberhasilan Dosen UNIMUS Prima Trisna Aji menegaskan arah baru keperawatan digital yang makin adaptif. Inovasi SMART-HTN membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi tepat guna mampu membantu penderita hipertensi menjaga kualitas hidup mereka secara mandiri.

Kontributor: Prima Trisna Aji
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *