‘Aisyiyah Jepara Dorong Kemandirian Kader Lewat Rakorda dan Pelatihan Buket di Pati
PWMJATENG.COM, PATI — Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Jepara mengutus empat pengurus harian untuk menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) se-Pati Raya. Agenda konsolidasi organisasi ini berlangsung di SD Muhammadiyah Pati, Ahad (18/10/2026 M) yang bertepatan dengan 7 Jumadilawal 1448 H.
Perwakilan yang hadir meliputi Wakil Ketua Liscorini dan Deny Ana I’tikafia, Sekretaris Dian Rahayu Ariningsih, serta Bendahara Sulastri. Kehadiran delegasi ini menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat sinergi gerakan perempuan Muhammadiyah di wilayah Pati Raya.
Sinergi dan Pelatihan Kepemimpinan ‘Aisyiyah
Pembukaan acara berlangsung secara bersamaan dengan Rakorda Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Pati Raya di lantai dua. Ketua PDM Pati Muhammad Lukman membuka acara secara resmi sebelum peserta menerima pengarahan langsung dari Perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Sofyan Hanif.
Seusai seremoni pembukaan, Ketua PDA Pati Tjahjani Hasana beserta jajaran menyambut para utusan di lantai satu. Suasana hangat menyelimuti pengurus saat melangkah menuju ruang sidang utama untuk memulai pembahasan internal.
Dalam forum tersebut, peserta menyoroti dinamika pergerakan IGABA yang berkembang sangat cepat pada akhir periode muktamar. Pengurus daerah harus merespons dinamika ini secara cepat dan terukur agar tata kelola organisasi tetap berjalan optimal.
Selain itu, pengurus menekankan pentingnya pelatihan kepemimpinan ‘Aisyiyah melalui Majelis Pembinaan Kader (MPK). Langkah strategis ini bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader muda yang tangguh jelang Muktamar mendatang.
Asah Keterampilan Kreatif Buket Jilbab
Setelah menyelesaikan sesi diskusi organisasi, para peserta mengikuti sesi praktik kreativitas buket jilbab. Ketua PCA Tlogowungu, Asmi Nur Laeli, memandu langsung pelatihan merangkai kerudung menjadi bunga nan anggun tersebut.
Sesi praktis ini memacu antusiasme peserta, termasuk utusan dari ‘Aisyiyah Jepara. Pelatihan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan perempuan berbasis ekonomi kreatif.
Asmi Nur Laeli menegaskan kesiapannya untuk membagikan berbagai jenis keterampilan lain kepada jajaran pengurus di semua tingkat. Pihaknya terbuka melatih kader dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting demi mendorong kemandirian anggota.
Melalui perpaduan konsolidasi organisasi dan pelatihan praktis ini, delegasi ‘Aisyiyah Jepara membawa pulang penguatan kepemimpinan serta gagasan keterampilan perempuan yang siap diterapkan di wilayah asal.
Kontributor: Deny Ana
Editor: Akmal



