Berita

Lolos Tes Mencium Aroma Parfum Menjadi Salahsatu Syarat Mahasiswa UNIMMA Ikuti Praktikum

PWMJATENG.COM, MAGELANG – Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) mematok standar kesehatan bagi mahasiwa otomotif yang akan mengikuti praktikum. Selain bersuhu tubuh normal, mahasiswa harus lolos tes membedakan beberapa aroma parfum.

Kaprodi Mesin Otomotif D3 Unimma Budi Waluyo  mengambil langkah sederhana ini untuk mengetes kemampuan indra penciuman mahasiswa. Biayanya lebih murah, ketimbang harus rapid antigen atau pakai GeNose. Juga tidak membebani mahasiwa.

“Tes bau ini dilakukan, karena selama ini beberapa pasien Covid-19 mengalami anosmia atau hilangnya kemampuan indra penciuman,” ujarnya, Rabu, (4/8/2021).

Supaya lebih meyakinkan, tes indra perasa pun dilakukan. Mahasiswa diminta untuk merasakan garam.

Sebelum itu, mahasiswa telah melewati rangkaian tes Covid-19. Paling awal adalah masuk ke bilik sterilisasi ozone. Lalu cek temperatur untuk memastikan sedang tidak demam.

“Suhu badan harus normal, tidak boleh di atas 37 derajat celcius,” ucapnya

Setelah itu, memakai hand sanitizer. Ia juga mewajibkan mahasiswa mematuhi protokol kesehatan selama kegiatan praktik. “Kami sediakan masker, dan face shield,” imbuhnya.

Menurutnya, penyempurnaan pencegahan Covid-19 adalah bentuk ikhtiar dalam menyelenggarakan kegiatan praktikum yang aman, dan nyaman. Sebab tidak bisa dilaksanakan secara daring. Harus tatap muka.

“Apalagi kegiatan praktik ini dilaksanakan selama dua bulan,” bebernya.

Dirinya berpesan kepada mahasiswa, agar  menjaga protokol kesehatan dimanapun berada. Baik di lingkungan kampus, maupun ketika beraktivitas di luar.

“Jaga kebugaran badan dengan olahraga. Makan bergizi, istirahat cukup,” tandasnya. (bal/van)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE