Tampil Memukau! Serambi Bagelen Tutup Malam Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Semarang
PWMJATENG.COM, SEMARANG – Grup musik etnik modern Serambi Bagelen sukses memukau ratusan peserta pada malam penutupan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Semarang, Sabtu (7/11/2026). Sentuhan seni tradisi asal Purworejo ini berhasil menghidupkan suasana puncak perhelatan filantropi Islam tingkat nasional tersebut.
Forum filantropi yang berlangsung sejak 2 November 2026 ini mengusung fokus penguatan tata kelola lembaga zakat secara terintegrasi. Selain itu, penyelenggara menekankan pentingnya keberlanjutan dampak filantropi Islam bagi masyarakat luas.
Kehadiran Serambi Bagelen di penghujung acara membawa warna kultural yang sangat kental. Kelompok musik inisiasi H. Dandung Danadi tersebut membuktikan bahwa kesenian daerah mampu menyatu harmonis dengan agenda keumatan skala nasional.
Repertoar Syahdu dari Purworejo
Konsistensi berkarya sejak tahun 1995 memperlihatkan kematangan musikalitas para personel Serambi Bagelen. Mereka memadukan keindahan seni tradisi lokal dengan warna instrumen modern secara apik.

Di atas panggung kehormatan, Serambi Bagelen menyuguhkan rangkaian lagu yang sangat bernyawa. Mereka membuka pertunjukan lewat lagu Bismillah, lalu mengalirkan suasana khusyuk melalui karya bertajuk Muhasabah.
Suasana syahdu semakin terasa saat alunan Di Simpang Jalan Ia Menyapa berpadu kuat dengan pembacaan Selembar Puisi Aroma Api. Selanjutnya, Serambi Bagelen menutup malam penutupan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 lewat lagu Sampai Jumpa karya Endank Soekamti yang mengajak seluruh hadirin bernyanyi bersama.
Harmoni apik pertunjukan malam itu lahir dari kolaborasi formasi lengkap para seniman Bagelen. H. Dandung Danadi memimpin vokalisasi sekaligus dentingan gitar, didampingi Pak Pangestu pada drum, Pak Agus Sunaryo pada keyboard, serta H. Zumarudin pada bass.
Sentuhan melodi saxophone dari Mbak Cahyaning Mentari dan gesekan biola Mbak Jeni menguatkan struktur musik modern mereka. Sementara itu, alunan gamelan saron dari Nur Mujtahid, H. Hadi Sadsilo, dan Aviv Setiawan menghadirkan kedalaman warna tradisional.
Ketukan ritmis rebana dari Supriyadi dan Bambang Sugiarto memperkaya ketukan musik secara dinamis. Penampilan ini menjadi semakin sempurna berkat deklamasi puisi nan lugas dari Wahidin.
Kolaborasi Filantropi Nasional
Perhelatan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 di Semarang ini turut melibatkan berbagai pihak strategis nasional. Panitia berkolaborasi dengan Bank Syariah BPRS ASB serta deretan mitra dari sektor perbankan syariah dan perusahaan swasta.
Sejumlah media nasional seperti tvMu, Suara Muhammadiyah, dan Muhammadiyah.or.id juga mendukung publikasi Rakernas Lazismu ini secara masif. Sinergi lintas sektor tersebut makin mengukuhkan skala besar perhelatan.
Penutupan agenda Muhammadiyah Zakat Summit 2026 diharapkan memberi dampak nyata bagi penguatan ekosistem zakat nasional. Di saat yang sama, torehan seni Serambi Bagelen sukses meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.
Editor: Akmal



