Jembatan Pengabdian: MI Muhammadiyah Al Tanbih Kudus Sediakan Ruang Tumbuh Bagi Mahasiswa PLP UIN Sunan Kudus
PWMJATENG.COM, KUDUS — Mahasiswa PLP UIN Sunan Kudus resmi menyelesaikan program pengabdian di MI Muhammadiyah Al Tanbih Kudus pada Kamis, 29 Oktober 2026. Selama satu bulan penuh, para calon pendidik ini mengasah keterampilan mengajar langsung di lingkungan madrasah.
Program Pengenalan Lapangan Persekolahan ini menjadi jembatan penting bagi mahasiswa PLP UIN Sunan Kudus. Melalui kegiatan ini, mereka menerapkan teori perkuliahan ke dalam praktik dunia pendidikan yang nyata.
Mengasah Keterampilan dan Nilai Pendidik
Pendidikan tidak sekadar mentransfer ilmu pengetahuan di dalam ruang kelas. Pihak madrasah menegaskan bahwa proses belajar juga mencakup transfer keterampilan dan penanaman nilai-nilai karakter dasar.
Oleh karena itu, MI Muhammadiyah Al Tanbih Kudus berkomitmen menyediakan ruang tumbuh yang optimal. Wadah kolaboratif ini membantu mahasiswa PLP melatih kreativitas serta membangun rasa tanggung jawab sebagai calon guru profesional.
Selama program berlangsung, mahasiswa PLP UIN Sunan Kudus mendapat kesempatan mengajar sebanyak lima kali menggunakan modul pembelajaran modern. Mereka juga mengenal lebih dekat budaya sekolah, memahami karakteristik murid, dan membangun komunikasi efektif dengan para guru senior.
Koordinator mahasiswa PLP UIN Sunan Kudus, Aisyah, mengungkapkan rasa terima kasih atas bimbingan intensif dari pihak madrasah. Menurut Aisyah, lingkungan madrasah yang suportif sangat membantu mahasiswa dalam mengasah keterampilan mengajar secara nyata.
Membangun Ekosistem Pendidikan yang Kolaboratif
Pihak MI Muhammadiyah Al Tanbih Kudus menilai penyerahan ruang belajar bagi mahasiswa PLP merupakan langkah nyata membangun ekosistem pendidikan yang terbuka. Sekolah dan madrasah memegang peran vital dalam melengkapi peran perguruan tinggi untuk mencetak tenaga pendidik yang kompeten.
Pihak sekolah berharap pengalaman praktis PLP UIN Sunan Kudus ini memberikan dampak jangka panjang bagi para peserta. Program ini tidak boleh berhenti sekadar sebagai pemenuhan kewajiban akademik perkuliahan.
Melalui ruang-ruang kelas di MI Muhammadiyah Al Tanbih Kudus, kolaborasi ini diharapkan terus melahirkan calon guru profesional yang berilmu, berkarakter, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang memanusiakan murid.
Kontributor: Arina Sabila Yumna
Editor: Akmal



