Kembangkan Karakter dan Kreativitas, 81 Siswa SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Abata Baking Class
PWMJATENG.COM, SOLO — Sebanyak 81 siswa kelas III SD Muhammadiyah PK Solo mempraktikkan keterampilan tata boga secara langsung. Mereka mengikuti kegiatan Parents’ Day bertajuk “Junior Donutpreneur: Sweet Success” di Ruang Haji Isa pada Senin (26/10/2026).
Melalui kerja sama dengan Abata Baking Class, para siswa belajar membuat dan menghias donat. Kegiatan edukatif ini bertujuan untuk mengasah kreativitas, memupuk jiwa kewirausahaan, serta membentuk karakter positif anak sejak dini.
Pembelajaran Berbasis Pengalaman
Koordinator Tim Kelas III, Lusia Wahyu Purbowati, menjelaskan bahwa sekolah merancang acara ini sebagai sarana belajar yang interaktif. Anak-anak tidak hanya menerima teori di dalam kelas, tetapi juga mengalami langsung proses pembuatannya.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan membuat donat. Mereka juga berlatih sabar, teliti, bekerja keras, kreatif, dan tangguh saat menghadapi tantangan,” ujar Lusia di sela-sela acara.
Sebelum praktik dimulai, para siswa mengenakan apron dan topi koki dengan penuh semangat. Mereka kemudian mewarnai gambar serta menyimak video edukatif tentang bahan dasar donat. Selain itu, para pengajar juga mengenalkan proses fermentasi dan fungsi ragi kepada anak-anak.
Kreasi Donat dan Kolaborasi Orang Tua
Tim Abata Baking Class bersama guru dan paguyuban orang tua mendampingi langsung para siswa. Anak-anak mempraktikkan cara menguleni adonan hingga membentuknya dengan rapi. Setelah itu, mereka bebas menghias donat menggunakan aneka topping dan glaze warna-warni.
Setelah proses kreasi selesai, para siswa memamerkan hasil karya donat mereka dengan bangga. Pihak sekolah kemudian memberikan sertifikat dan voucher apresiasi atas ketekunan seluruh peserta.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Orang Tua Murid Kelas III, Elsi Sepriyanti, menyambut positif kegiatan kolaboratif ini. Menurutnya, pengalaman ini memberikan wawasan berharga di luar pembelajaran akademik.
“Lebih dari sekadar mempraktikkan keterampilan tata boga, kegiatan Abata Baking Class ini menanamkan nilai-nilai kehidupan, seperti kerja sama tim dan pengendalian emosi,” ungkap Elsi.
Melalui program ini, SD Muhammadiyah PK Solo terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran bermakna. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan mitra terbukti mampu mendukung tumbuh kembang serta kreativitas siswa secara optimal.
Kontributor: Nikmah Hidayati
Editor: Akmal



