Idris Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum dalam Musyda PD IPM Cilacap ke-XVIII
PWMJATENG.COM, CILACAP — Musyda PD IPM Cilacap ke-XVIII yang berlangsung di SMK Muhammadiyah Sampang pada Jumat hingga Ahad (23-25/10/2026) resmi mengesahkan kepemimpinan baru. Dalam gelaran musyawarah daerah tersebut, Idris terpilih melakoni amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Cilacap periode 2026–2028.
Idris bakal menakhodai organisasi bersama Deby Saskia yang menjabat sebagai Sekretaris Umum dan Audrey Wilfreda D. H. sebagai Bendahara Umum. Keterpilihan ini menandai babak baru estafet kepemimpinan kader pelajar Muhammadiyah di Kabupaten Cilacap.
Komitmen Bersama Kader Pelajar
Seusai penetapan hasil permusyawaratan, Idris menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta musyawarah. Sosok pimpinan muda ini menganggap amanah baru tersebut sebagai ruang belajar dan pengabdian yang lebih luas.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang besar. Bagi saya, terpilih menjadi ketua umum bukan sekadar kebanggaan, melainkan kesempatan untuk belajar, berproses, dan memberikan manfaat luas bagi pelajar,” ujar Idris.
Ketua Umum terpilih ini menegaskan bahwa roda organisasi tidak bisa berjalan tanpa sinergi seluruh elemen kader. Oleh karena itu, Idris mengajak seluruh anggota untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan organisasi.
“Saya membutuhkan dukungan, kerja sama, dan partisipasi seluruh kader IPM. Harapannya, kita bisa bersama-sama membawa IPM menjadi organisasi yang lebih baik dan memberikan dampak nyata,” tambahnya.
Harapan PDM Cilacap untuk Pengurus Baru
Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap yang membidangi Kader, Hikmah, dan Hukum, Hamidan Majdi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kelancaran Musyda PD IPM Cilacap. Pihaknya mendukung penuh proses demokratis yang berjalan harmonis selama musyawarah.
“Model pemilihan formatur melalui musyawarah mufakat ini sangat bagus. Kami dari PDM Cilacap tentu mendukung penuh pola demokratisasi yang teduh dalam Musyda PD IPM Cilacap kali ini,” ungkap Hamidan.
Hamidan juga mengingatkan para pengurus baru yang mayoritas telah aktif di tingkat Cabang IPM untuk melanjutkan program-program strategis dari periode sebelumnya. Ia menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan kader dalam beribadah, berorganisasi, dan berprestasi di sekolah.
“Kader IPM harus terus menjaga pola pikir kreatif, inovatif, dan berdampak. Wadah ini hadir untuk mengayomi para pelajar Muhammadiyah agar berdaya serta memiliki kompetensi profesional,” tegasnya.
Menutup arahannya, Hamidan berharap kepengurusan baru mampu melahirkan karya nyata yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, persyarikatan, hingga bangsa. Tema Musyda PD IPM Cilacap mengenai semangat berdaya, berkarya, dan berdampak diharapkan tidak sekadar menjadi wacana, tetapi terwujud nyata dalam program kerja mendatang.
Kontributor: Wasis
Editor: Akmal



