Berita

Meriahkan Milad Muhammadiyah ke-114, PCM Jogonalan Gembleng Generasi Muda Bertani dan Pelajari Usaha Terpadu

PWMJATENG.COM, KLATEN, — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Jogonalan menggelar serangkaian aksi nyata. Aksi inspiratif ini berlangsung dalam rangka memeriahkan peringatan Milad Muhammadiyah ke-114.

Selama tiga hari berturut-turut, Jumat–Ahad (16–18/10/2026), MPM PCM Jogonalan menggembleng generasi muda untuk bertani hingga menggelar studi banding. Langkah strategis ini bertujuan mencetak petani muda berkarakter sekaligus memperkuat ketahanan pangan Klaten.

Cetak Petani Muda Lewat Pelatihan Sekolah

Rangkaian acara diawali pelatihan pertanian dan perikanan bagi siswa kelas 5 dan 6 MI Muhammadiyah Tangkisan Pos pada Jumat (16/10/2026). Selanjutnya, pelatihan serupa menyasar siswa SDMPK Jogonalan pada Sabtu (17/10/2026). Dalam agenda ini, MPM PCM Jogonalan menggandeng Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jogonalan.

Ketua MPM PCM Jogonalan sekaligus Kabid Ketahanan Pangan DKPP Klaten, Tri Praptama, SP, M.Si, menyampaikannya langsung saat membuka acara. Ia menegaskan pentingnya mengenalkan dunia tani sejak dini di tengah krisis petani produktif.

“Edukasi pertanian anak usia dini sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta lingkungan. Selain itu, penanaman cabai dalam pelatihan ini membantu program pemerintah mengendalikan inflasi,” jelas Tri Praptama.

Perwakilan BPH PCM Jogonalan, Bapak Sabiso, turut hadir memberikan dukungan moral penuh. Pihak sekolah menyambut gembira kolaborasi positif untuk mencetak generasi mandiri ini.

Gali Rahasia Sukses Pertanian Terpadu

Puncak peringatan Milad Muhammadiyah ke-114 berlanjut pada Ahad (18/10/2026). Sebanyak 14 personel gabungan BPH, MPM, dan JATAM Jogonalan melakukan studi banding pertanian terpadu ke UD Alami Bojonegoro.

Ketua PCM Jogonalan, H. Samijo, S.Pd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemilik UD Alami, H. Sriyadi, SE, MM. Meskipun sangat sibuk, H. Sriyadi berkenan mendampingi langsung rombongan peserta selama kunjungan.

Dalam sesi pemaparan, H. Sriyadi membagikan kisah perjuangan membangun usahanya hingga sukses. Pengusaha ini menekankan pentingnya mengejar keberkahan usaha melalui sedekah dan pemberdayaan warga sekitar.

“Jangan hanya mengejar kuantitas usaha, tetapi kejarlah keberkahannya. Kelola hak orang lain dengan baik dan rutin bersedekah,” pesan H. Sriyadi.

Inspirasi menarik terlihat dari komitmen spiritualnya. H. Sriyadi membiayai pengoperasian masjid sekitar Rp40 juta per bulan murni dari keuntungan budidaya jangkrik.

Selama kunjungan, rombongan mempelajari teknik budidaya kelinci, cacing, sapi, hingga jangkrik secara mendalam. Rangkaian kegiatan peringatan Milad Muhammadiyah ke-114 ini resmi berakhir dengan semangat Fastabiqul Khoirat untuk memajukan umat.

Kontributor: ​Tri Praptama, SP, M.Si
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pkv gameslk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777Zonawin777Zonawin777situs totoslot gacor