Surakarta Sabet Gelar Juara Umum OSMJT 2026, Banyumas Kirim Kontingen Terbanyak
PWMJATENG.COM, PURWOKERTO — Persaingan sengit ribuan siswa se-Jawa Tengah akhirnya membuahkan hasil. Kota Surakarta sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum OSMJT 2026 dalam ajang Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah Season 5 di Purwokerto.
Kemenangan Surakarta menegaskan keberhasilan pola pembinaan akademik yang terencana dan konsisten. Sementara itu, Kabupaten Banyumas tampil menonjol sebagai daerah dengan jumlah kontingen terbesar mencapai 561 peserta.
Saring Ribuan Talenta Lewat Seleksi Ketat
Sebanyak 5.373 peserta bersaing ketat memperebutkan predikat Juara Umum OSMJT 2026 sejak babak awal. FKKS SD/MI Muhammadiyah Jawa Tengah membuka empat bidang lomba, yaitu Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan ISMUBA.
Ketua Panitia, Heru Nugroho, menyampaikan bahwa babak penyisihan berlangsung berjenjang di tingkat kabupaten/kota. Dari total peserta, sebanyak 2.433 siswa berhasil lolos ke babak semifinal.
Persaingan ketat kembali menyaring peserta hingga menyisakan 160 finalis terbaik. Para finalis ini beradu kemampuan secara langsung dalam babak puncak di Purwokerto.
Pengakuan Nasional dan Standar Tinggi
Penyelenggaraan tahun kelima ini terasa makin berbobot karena telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Kurasi ini memastikan bahwa kualitas soal dan penilaian kompetisi memenuhi standar nasional.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Tengah, Dr. Iwan Junaedi, mengapresiasi daya juang para peserta. Beliau meminta sekolah terus menggembleng siswa untuk menghadapi ajang Olimpiade Muhammadiyah Berprestasi Nasional (OMBN) 2026.
Perkuat Kepercayaan Masyarakat
Ketua FKKS SD/MI Muhammadiyah Jawa Tengah, Pamuji Raharjo, menilai raihan Juara Umum OSMJT 2026 oleh Surakarta serta partisipasi masif Banyumas sebagai sinyal positif. Keikutsertaan aktif ini membuktikan tingginya kepercayaan orang tua terhadap mutu sekolah Muhammadiyah.
Selain itu, panitia menggandeng Klinik Pendidikan MIPA (KPM) untuk menjaga transparansi dan integritas perlombaan. Langkah ini memperkuat komitmen sekolah Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul berdaya saing tinggi.
Kontributor: Pujiono
Editor: Akmal



