Sambut Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026, UMS Luncurkan EMPOWER untuk Kesehatan Mental Dosen dan Tendik
PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan inovasi layanan EMPOWER untuk memperkuat kesehatan mental dosen dan tendik.
Layanan kesehatan mental dosen dan tendik ini beroperasi di bawah naungan Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) UMS. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian kampus terhadap kesejahteraan psikologis seluruh civitas academica.
Sebelumnya, ruang pendampingan psikologis di lingkungan UMS lebih banyak berfokus pada mahasiswa melalui layanan SMHWS. Kini, hadirnya EMPOWER memastikan seluruh staf pengajar dan karyawan memiliki wadah penanganan yang setara.
Sistem Skrining Mandiri Lewat Laman Kampus

Kaur Pengembangan Organisasi DSDMO UMS, Rohyan Al Hani, S.T., menjelaskan bahwa kehadiran EMPOWER bermula dari aspirasi staf dalam program DSDMO Menyapa. Dosen serta karyawan membutuhkan ruang aman untuk berkonsultasi mengenai tekanan kerja maupun persoalan pribadi.
Guna mengakses fasilitas ini, para pengguna cukup masuk ke portal resmi my.ums.ac.id menggunakan akun civitas academica UMS. Sistem akan menyajikan sekitar 40 hingga 50 butir pertanyaan skrining yang mengukur tingkat kecemasan serta dinamika interaksi sosial pengguna.
Hasil evaluasi otomatis ini langsung memberikan panduan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi psikologis masing-masing individu. Pengguna dengan indikasi stres ringan akan menerima saran perawatan mandiri, seperti anjuran beristirahat secara teratur.
Pendampingan Profesional dan Menjaga Kerahasiaan
Apabila hasil evaluasi menunjukkan tingkat stres sedang hingga berat, sistem akan merujuk pengguna ke Biro Konsultasi dan Pemeriksaan Psikologi (BKPP) Fakultas Psikologi UMS. Langkah ini menjamin penanganan kesehatan mental dosen dan tendik berjalan secara profesional.
Kaur Asesmen dan Pembinaan SDM DSDMO UMS, Yunita Ayu Ardhani, S.Psi., menegaskan bahwa pengelola menjamin kerahasiaan seluruh data medis pengguna. Pihaknya juga bekerja sama dengan mitra psikolog luar kampus untuk memberikan opsi rujukan yang lebih rinci dan nyaman.
Selain mengandalkan sistem digital, DSDMO UMS tetap membuka saluran komunikasi langsung bagi pegawai yang membutuhkan pendekatan personal. Pola ini memperkuat hadirnya ruang aman yang humanis di lingkungan kerja akademis.
Pencegahan Dini demi Lingkungan Kerja Sehat
Inovasi ini sejalan dengan tema Hari Kesehatan Mental Sedunia 2026 dari WHO yang menekankan pentingnya mendengarkan suara dan pengalaman nyata setiap individu. Upaya deteksi dini ini mencegah masalah psikologis berkembang menjadi gangguan yang lebih berat.
Manajemen UMS terus menggalakkan sosialisasi agar seluruh pegawai memahami manfaat skrining psikologis ini secara berkala. Data hasil evaluasi sistem juga menjadi bahan kajian rutin untuk meningkatkan mutu lingkungan kerja kampus.
Kehadiran EMPOWER membuktikan komitmen UMS dalam menciptakan ekosistem kerja yang sehat dan seimbang. Dukungan kesehatan mental dosen dan tendik yang kuat secara langsung akan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan tinggi.
Kontributor: Maysali
Editor: Akmal



