Perkuat Layanan Kesehatan Ibu, UNIMUS Resmi Buka PPDS Obstetri dan Ginekologi
PWMJATENG.COM, SEMARANG — Universitas Muhammadiyah Semarang meresmikan Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Obstetri dan Ginekologi UNIMUS pada Rabu (7/10/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan akses serta kualitas layanan kesehatan ibu di Jawa Tengah.
Langkah Strategis Jawab Kebutuhan Dokter Spesialis
Jajaran pimpinan universitas, pemerintah daerah, hingga organisasi profesi menghadiri Grand Launching PPDS Obstetri dan Ginekologi UNIMUS di Aula Lantai 7 Rumah Sakit UNIMUS. Dalam sambutannya, Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, M.Pd. menegaskan bahwa pembukaan program studi ini menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk menyelaraskan pendidikan spesialis dengan peningkatan mutu pelayanan medis.
Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD. memberikan dukungan penuh terhadap langkah ini. Beliau menilai kehadiran PPDS Obstetri dan Ginekologi UNIMUS menjadi momentum penting untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor harus terus berjalan agar pemenuhan kuota dokter spesialis tetap mengedepankan kualitas.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd. menyambut positif kebijakan penerimaan awal. Pihak kampus membatasi kuota awal sebanyak lima peserta dan memprioritaskan dokter dari wilayah 3T. Langkah inklusif FK UNIMUS ini menjadi solusi nyata bagi pemerataan tenaga medis di daerah terpencil.
Keunggulan Kurikulum dan Jaringan Rumah Sakit Pendidikan
Selanjutnya, Dekan Fakultas Kedokteran UNIMUS Dr. dr. Aisyah Lahdji, M.M. menjelaskan bahwa timnya telah menyiapkan tata kelola akademik hingga sistem penjaminan mutu secara matang. Bahkan, Universitas Diponegoro memberikan pendampingan intensif selama proses perancangan kurikulum. Kurikulum tersebut memuat keahlian khusus pada tata laksana hipertensi dalam kehamilan secara holistik.
Untuk mendukung kegiatan praktik, RSUD Dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah bertindak sebagai rumah sakit pendidikan utama. Di samping itu, Rumah Sakit Roemani, Rumah Sakit UNIMUS, dan Rumah Sakit Muhammadiyah Kendal ikut memperkuat jaringan pendidikan klinik ini.
Dari sisi profesi, Ketua Dewan Pendidikan POGI Prof. Dr. dr. Yudi Mulyana Hidayat, Sp.O.G. bersama Ketua Kolegium KOGI Dr. dr. Ivan Rizal Sini, Sp.O.G. mengingatkan pentingnya menjaga kesetaraan kompetensi. Selain itu, mereka menekankan pembentukan iklim belajar yang kondusif dan humanis.
Jadwal Pendaftaran dan Rasio Pengajaran
Lebih lanjut, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Semarang turut menyampaikan dukungan serupa. Kolaborasi lintas lembaga ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, serta berintegritas tinggi.
Kemudian, Kepala Program Studi PPDS Obstetri dan Ginekologi UNIMUS dr. Muhamad Irsam, Sp.OG. menyampaikan bahwa panitia membuka jadwal pendaftaran PPDS UNIMUS mulai 15 Oktober hingga 29 November 2026. Pengelola prodi menerapkan rasio ideal 1:3 antara dosen dan peserta didik guna mengutamakan mutu lulusan.
Kontributor: Humas UNIMUS
Editor: Akmal



