Wisuda UMP Cetak 2.413 Lulusan, Rektor Tekankan Kesiapan Hadapi AI

PWMJATENG.COM, PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto menggelar prosesi wisuda selama dua hari berturut-turut pada Sabtu dan Ahad. Dalam gelaran Wisuda UMP kali ini, kampus melepas sebanyak 2.413 lulusan dari berbagai jenjang keilmuan untuk siap terjun ke masyarakat.
Jumlah peserta yang sangat besar membuat pihak kampus membagi prosesi menjadi dua tahap. Langkah ini diambil untuk menjaga kekhidmatan acara sekaligus memberikan kenyamanan bagi para wisudawan serta keluarga yang hadir.
Pada hari pertama, sebanyak 1.492 wisudawan resmi menyandang gelar baru. Jumlah tersebut mencakup 137 lulusan Pascasarjana, 604 lulusan FKIP, 33 lulusan FIBK, 104 lulusan FH, 518 lulusan Fikes, dan 96 lulusan Fakultas Kedokteran.
Sementara itu, prosesi hari kedua meluluskan 921 peserta dari berbagai fakultas lain. Rinciannya meliputi 95 lulusan FAI, 231 lulusan FEB, 167 lulusan FTS, 81 lulusan FPP, 184 lulusan Fakultas Psikologi, serta 163 lulusan Fakultas Farmasi.

Pesan Rektor UMP Hadapi Tantangan Teknologi
Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menegaskan bahwa momen Wisuda UMP bukan merupakan akhir perjalanan akademik. Sebaliknya, momen ini menjadi gerbang awal bagi para alumni untuk memasuki ruang belajar yang lebih luas di kehidupan nyata.
Prof. Dr. Jebul Suroso mengingatkan para alumni agar mampu menerjemahkan ilmu menjadi karya nyata. Keberagaman latar belakang keilmuan para lulusan harus menjadi modal utama untuk berkontribusi di berbagai sektor pembangunan.
Selain itu, pihak rektorat mendorong agar para lulusan Wisuda UMP tidak sekadar menjadi pencari kerja. Alumni UMP harus berani menjadi pencipta peluang, inovator, pencipta lapangan kerja, maupun pemimpin berkarakter di tengah masyarakat.
Di sisi lain, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan kini mengubah dunia kerja dengan sangat cepat. Oleh karena itu, kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar menjadi kunci utama keberhasilan para lulusan di masa depan.
Kontributor: tgr
Editor: Akmal



