KONSEPTUAL PROGRAM KERJA M49 (Part #1)

Muhammadiyah memasuki periode 2027–2032 pada fase penting perjalanan abad keduanya. Muhammadiyah telah tumbuh menjadi gerakan Islam dengan jaringan organisasi, kader, amal usaha, lembaga pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, filantropi, serta jaringan nasional dan internasional yang sangat luas.
Kebesaran tersebut merupakan nikmat sekaligus amanah.
Tantangan Muhammadiyah ke depan bukan lagi sekadar bagaimana memperbesar organisasi, menambah amal usaha, atau memperbanyak kegiatan. Tantangan yang lebih mendasar adalah:
“Bagaimana seluruh kekuatan besar Muhammadiyah dapat dikelola secara terintegrasi, profesional, modern, berkelanjutan, dan menghasilkan dampak yang semakin nyata bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan semesta”.
Perubahan dunia juga berlangsung semakin cepat.
Perkembangan kecerdasan buatan, otomatisasi, big data, perubahan demografi, ekonomi digital, perubahan dunia kerja, kompetisi pendidikan dan kesehatan, krisis lingkungan, geopolitik global, ketimpangan ekonomi, serta perubahan pola keberagamaan masyarakat menuntut Muhammadiyah untuk terus melakukan tajdid dalam cara berpikir, cara bekerja, dan cara mengelola gerakan.
Karena itu, Program Muhammadiyah 2027–2032 tidak semestinya hanya menjadi daftar kegiatan lima tahunan.
Program Muhammadiyah harus menjadi Grand Strategy Transformasi Muhammadiyah Abad Kedua.
Part 2 >> KESINAMBUNGAN MUKTAMAR 48 & 49



