Berita

Pacu Profesionalisme Gerakan Kader, PC IMM Wonosobo Gelar Latihan Administrasi dan Manajemen Organisasi LAMO 2026

PWMJATENG.COM, WONOSOBO — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah atau PC IMM Wonosobo menggelar Latihan Administrasi dan Manajemen Organisasi (LAMO) pada Sabtu hingga Ahad, 12–13 September 2026. Agenda strategis yang bertempat di Gedung PDM Wonosobo ini berlangsung untuk memacu profesionalisme gerakan kader secara intensif.

Pelatihan kaderisasi tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Kesadaran Kolektif dan Wawasan Keorganisasian Untuk Mewujudkan Tertib Administrasi IMM yang Berintegritas dan Berkelanjutan”. Jajaran pimpinan cabang serta perwakilan Pimpinan Komisariat (PK) se-Kabupaten Wonosobo hadir memadati acara rutin ini, termasuk utusan PK IMM Ibnu Sina dan PK IMM Hasyim As’syari.

Penguatan Sistem Kebirokrasian Organisasi

Ketua Panitia LAMO 2026, Immawati Radhifa Azza Fidyana, menegaskan bahwa tata kelola administrasi bukan sekadar formalitas kesekretariatan. Menurutnya, kesadaran birokrasi merupakan instrumen vital dalam mewujudkan kedaulatan serta ketertiban struktur PC IMM Wonosobo di semua tingkatan pimpinan.

“Cita-cita besar persyarikatan tidak akan terealisasi jika tidak terdukung oleh sistem yang kokoh. Kegagalan mengelola administrasi adalah awal kekacauan tata kelola gerakan. Oleh karena itu, penanaman wawasan keorganisasian menjadi kebutuhan mutlak bagi PC IMM Wonosobo,” ujar Radhifa.

Panitia mengemas seluruh rangkaian acara secara interaktif dan partisipatif. Para kader IMM Wonosobo mengikuti kombinasi penyampaian materi (delivery class), diskusi kelompok (FGD), hingga simulasi praktis (roleplay) selama dua hari penuh.

Empat Pilar Pemateri LAMO 2026

Pemateri senior membagikan pembekalan intensif kepada seluruh peserta pelatihan. Immawan Asep Fathul Mubin selaku Demisioner Ketua Umum PC IMM Wonosobo periode 2024/2025 dan Immawan Salusi selaku Bendahara Umum memandu langsung sesi materi utama.

Materi pelatihan berfokus pada empat pilar manajemen organisasi modern. Pertama, kepemimpinan organisatoris membedah efektivitas pengelolaan struktur gerakan. Kedua, manajemen administrasi kesekretariatan mendalami tata laksana surat-menyurat serta pengarsipan sesuai pedoman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

Pilar ketiga menekankan manajemen keuangan transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran ikatan. Sementara itu, pilar keempat mengajarkan teknik persidangan guna mengawal pengambilan keputusan organisasi secara legal. Kegiatan pendukung seperti Sholat Tahajud, tadarus Al-Qur’an, dan olahraga pagi turut mempererat kebersamaan para kader.

Target Terwujudnya Profesionalisme Gerakan

Melalui agenda pelatihan ini, PC IMM Wonosobo menargetkan lahirnya pimpinan yang berkarakter organisatoris serta paham konstitusi. Pengurus cabang berkomitmen mencetak pengelola birokrasi yang mumpuni dalam mengevaluasi tata kelola ikatan.

Pasca-pelatihan ini, seluruh komisariat di bawah naungan PC IMM Wonosobo wajib menerapkan standar administrasi yang seragam. Langkah tersebut menjadi pijakan utama untuk mewujudkan profesionalisme gerakan mahasiswa yang berintegritas, tertib, dan berkelanjutan di Kabupaten Wonosobo.

Kontributor: Rudyspramz
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *