Pelantikan Kepala Sekolah Muhammadiyah Kota Magelang Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan
PWMJATENG.COM, MAGELANG – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Magelang resmi melantik tiga kepala sekolah dan madrasah baru. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat tata kelola serta mempercepat regenerasi kepemimpinan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan.
Acara penting ini berlangsung khidmat dengan kehadiran jajaran PDM Kota Magelang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama setempat. Kehadiran para tokoh ini menegaskan dukungan penuh terhadap kemajuan pendidikan Muhammadiyah Magelang.
Regenerasi Pemimpin Pendidikan Muhammadiyah Magelang
Prosesi pelantikan ini menetapkan tiga nama untuk memimpin sekolah dan madrasah strategis. Wati Prihayanti, S.Ag., M.Pd. serta Sri Undaryani, S.Pd., M.Pd. resmi mengemban tugas sebagai Kepala SD Muhammadiyah 2 Alternatif. Sementara itu, Luqman Novianto yang sebelumnya memimpin SD Mutual kini mendapat amanah baru sebagai Kepala MI Muhammadiyah Terpadu Harapan Kota Magelang.
Ketua PDM Kota Magelang, Prof. Rifqi Muhammad, memberikan pembekalan khusus kepada para pejabat baru. Beliau menegaskan bahwa jabatan ini merupakan amanah dakwah yang menuntut tanggung jawab penuh.
“Allah SWT tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” ujar Rifqi mengutip Surah Al-Baqarah ayat 286. Oleh karena itu, para kepala sekolah harus melangkah yakin, mengoptimalkan ikhtiar, dan memperkuat tawakal.
Strategi Inovasi dan Tiga Nilai Utama
Sekretaris PDM Kota Magelang, Salamun, menambahkan bahwa kemajuan sekolah bersumber dari prestasi dan tata kelola yang baik. Bantuan dan kepercayaan masyarakat akan mengalir ketika sekolah mampu membuktikan kualitas layanan yang unggul.
Beliau memberikan analogi dari petinju dunia Muhammad Ali, yaitu tekad harus lebih kuat daripada kemampuan. Semangat pantang menyerah tersebut menjadi fondasi utama bagi setiap pemimpin lembaga pendidikan.
Selain itu, Salamun menekankan tiga nilai utama (K3) yang wajib dipegang teguh:
-
Kesungguhan dalam mengejar target yang terukur.
-
Keikhlasan dalam menjalankan fungsi pelayanan dakwah.
-
Kekompakan untuk membangun ekosistem sekolah yang solid.
Apresiasi Pemkot dan Kemenag untuk Digitalisasi
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kabid PGTK Disdikbud Kota Magelang, Dewi Kurniawati Wulandari, mengapresiasi kontribusi nyata Muhammadiyah. Selanjutnya, beliau mendorong para kepala sekolah untuk menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) guna mendukung program Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Mewakili Kepala Kantor Kemenag Kota Magelang, Fathurrahman, memuji komitmen regenerasi kepemimpinan sekolah ini. Kemenag mendorong sekolah Muhammadiyah mempercepat digitalisasi layanan, melakukan rebranding, dan memperluas jejaring kemitraan agar semakin adaptif.
Melalui momentum pelantikan Kepala Sekolah Muhammadiyah Kota Magelang ini, seluruh pihak optimistis bahwa transformasi digital dan penguatan karakter peserta didik akan terwujud secara berkelanjutan.
Kontributor: Fury Fariansyah
Editor: Akmal



