Berita

DIKSUSKAMAD Muhammadiyah DKI Jakarta Resmi Ditutup, Kepala Sekolah Siap Lejitkan Mutu dan Targetkan Murid Baru Naik 200 Persen

PWMJATENG.COM, JAKARTA — Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah menutup Pendidikan Khusus Kepala Madrasah (DIKSUSKAMAD Muhammadiyah) Region DKI Jakarta pada Ahad (30/8/2026). Agenda strategis ini meluluskan seluruh peserta yang kini siap mengakselerasi mutu madrasah sekaligus mengejar target lonjakan murid baru hingga 200 persen.

Wakil Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, Unang Rahmat, mengakhiri kegiatan tersebut secara resmi. Ia mengimbau seluruh alumni DIKSUSKAMAD Muhammadiyah segera menerapkan ilmu, wawasan, serta pengalaman yang telah mereka peroleh.

“Mari kita lebih bersemangat lagi dalam memajukan madrasah kita masing-masing,” ujar Unang saat memberikan pengarahan.

Unang meyakini para peserta memiliki kapasitas serta tekad kuat untuk membawa sekolah Muhammadiyah unggul dan berdaya saing. Menurutnya, tantangan pengelolaan madrasah memang tidak pernah hilang, namun pemimpin berkualitas selalu mampu mengubah hambatan menjadi peluang emas.

Ubah Tantangan Jadi Peluang Mutu Madrasah

Selama empat hari penuh, para kepala madrasah Muhammadiyah menyerap berbagai strategi dari narasumber kompeten. Unang berharap bekal tersebut tidak berhenti sebagai teori semata, melainkan menjelma menjadi aksi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Atas nama pimpinan pusat, Unang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang sukses mengawal acara. Ucapan rasa syukur mengakhiri pengarahannya sekaligus menandai penutupan agenda regional pertama ini.

Lulus 100 Persen dan Siap Eksekusi RTL

Pada kesempatan yang sama, Ketua Duta Madrasah Muhammadiyah, Marjianti, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Pihaknya bahkan sudah merancang kelanjutan DIKSUSKAMAD Muhammadiyah untuk regional kedua hingga kedelapan di wilayah lain.

Marjianti mengumumkan seluruh peserta lulus dengan hasil memuaskan. Panitia juga memberikan penghargaan khusus bagi peserta terbaik berdasarkan evaluasi pretest, post-test, hingga lomba kreativitas.

Guna menjaga keberlanjutan program, Marjianti mendesak peserta segera menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL). Langkah konkret ini mencakup pembenahan SDM, sarana fasilitas, perluasan jaringan, hingga penguatan prestasi siswa.

“Mari jadikan madrasah kita lebih baik. Lebih-lebih, perolehan murid baru harus meningkat hingga 200 persen,” tegas Marjianti.

Semangat baru dari penutupan DIKSUSKAMAD Muhammadiyah ini menjadi fondasi kuat bagi para kepala sekolah. Mereka kini melangkah pulang membawa strategi teruji untuk menjadikan madrasah Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan pilihan utama masyarakat.

Kontributor: Hendra/Sholihin
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *