Berita

Pensiunan Guru Surakarta Dapat Tips Bahagia Masa Pensiun, Ini 5 Kuncinya

PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Ratusan pensiunan guru dan kepala sekolah SD Muhammadiyah 1 Solo menyimak tausiah spesial tentang tips bahagia masa pensiun, Sabtu (29/8/2026). Soleh Amini memaparkan tausiah bertema “Menjadi Tua dengan Sehat, Sejahtera, Bahagia, dan Tetap Bermanfaat” di lokasi acara. Penceramah menegaskan bahwa bertambahnya usia bukan alasan bagi para lansia untuk berhenti berkarya maupun mengabdi.

Pakar tausiah tersebut membagikan lima tips bahagia masa pensiun agar para veteran pendidik tetap aktif dan sejahtera. Pertama, lansia perlu merawat kesehatan tubuh melalui jalan kaki rutin, senam ringan, serta pemeriksaan medis berkala. Kedua, peserta harus menjaga pola makan seimbang sesuai panduan QS. Al-A’raf ayat 31 dengan membatasi konsumsi berlebih.

Langkah ketiga berfokus pada kesehatan otak melalui kebiasaan membaca, berdiskusi, dan mempelajari teknologi baru agar pikiran tetap tajam. Selanjutnya, tips keempat mendorong para lansia merawat silaturahmi sosial lewat kegiatan pengajian serta aktivitas kemasyarakatan. Terakhir, penguatan spiritual menjadi kunci utama melalui ibadah shalat, dzikir, dan sedekah demi ketenangan jiwa.

Mengubah Sudut Pandang Masa Tua

Soleh menjelaskan bahwa masa purna tugas sering kali membawa perubahan psikologis bagi para pendidik senior. Namun, ajaran Islam menekankan bahwa purna tugas pekerjaan bukanlah akhir dari masa pengabdian hidup. Para mantan guru dapat memindahkan fokus pendidikan dari ruang kelas menuju pembentukan karakter anak serta cucu di rumah.

“Pensiun dari pekerjaan bukan pensiun dari kehidupan, dan pensiun dari jabatan bukan pensiun dari pengabdian,” tegas Soleh.

Para pensiunan senior menyimpan kekayaan pengalaman berharga selama puluhan tahun mengabdi di dunia pendidikan. Pengalaman berharga mendidik murid dan memimpin sekolah menjadi warisan penting bagi generasi muda Muhammadiyah. Oleh karena itu, Soleh mendorong para peserta untuk mendokumentasikan kisah hidup mereka melalui tulisan maupun cerita lisan.

Tausiah berakhir dengan doa bersama untuk memohon umur panjang yang penuh keberkahan dan keteguhan iman. Soleh mengingatkan pesan QS. Al-‘Ashr agar para lansia memanfaatkan sisa usia demi memperbanyak amal kebajikan. Acara penutupan memberikan motivasi kuat bagi para pensiunan untuk menjalani hari tua dengan penuh rasa syukur.

Kontributor: Dwi Jatmiko MPd.
Editor: Akmal

Muhammadiyah Jawa Tengah

Muhammadiyah Jawa Tengah adalah gerakan Islam yang mempunyai maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam Jawa Tengah yang sebenar-benarnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *