Waspada Jajanan Anak! Mahasiswa UMP Beberkan Bahaya Formalin pada Makanan di SDN 2 Dukuwaluh
PWMJATENG.COM, BANYUMAS — Ancaman zat berbahaya pada jajanan sekolah kembali menyita perhatian serius para orang tua dan guru. Demi membentengi anak-anak dari risiko kesehatan, mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar edukasi mengenai bahaya formalin pada makanan di SD Negeri 2 Dukuwaluh.
Kegiatan ini menghadirkan orang tua murid, komite sekolah, serta jajaran guru pada Jumat (24/7/2026). Langkah kolaboratif ini bertujuan memperkuat sistem keamanan pangan jajanan anak di lingkungan sekolah.
Maraknya Makanan Olahan dan Ancaman Formalin
Pemateri kegiatan, Nova Khairunnisa, menegaskan bahwa masyarakat kerap mengabaikan kandungan dalam makanan olahan. Padahal, temuan penggunaan zat pengawet berbahaya ini masih terus berulang setiap tahun.
“Masyarakat memang menggemari makanan olahan karena praktis. Namun, kita harus tetap waspada karena kasus bahaya formalin pada makanan olahan maupun bahan mentah masih terus muncul,” terang Nova.
Nova mengajak para orang tua agar tidak mengorbankan kesehatan anak demi kepraktisan semata. Menurutnya, orang tua lebih baik meluangkan waktu untuk menyiapkan bekal sehat daripada mengobati dampak buruk bahan beracun di masa depan.
Dampak Kesehatan dan Ciri Makanan Berformalin
Dosen Pembimbing Kegiatan, Fu’ad Minan Zuhri, S.Tr.Kes., M.Si., menekankan pentingnya perubahan perilaku nyata dari warga sekolah. Ia mendorong guru dan orang tua agar memperketat pengawasan terhadap pedagang jajanan di sekitar gerbang sekolah.
“Kami berharap seluruh peserta makin peka memantau makanan anak-anak. Kesadaran bersama menjadi kunci utama mewujudkan jajanan sekolah sehat,” tegas Fu’ad.
Pihak sekolah menyambut positif edukasi ini karena memberikan wawasan langsung. Melalui sesi interaktif, para peserta mempelajari ciri makanan berformalin secara visual dan aroma. Sinergi antara kampus, sekolah, serta orang tua ini siap menutup rapat celah peredaran makanan berbahaya.
Kontributor: Cahyudi
Editor: Al-Afasy



